Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Mantan Aktivis Reformasi 1998, Kembali “Turun Gunung”

Angga Purwanda

Minggu, 06 Mei 2018 - 21:18 WIB

Mantan Aktivis Reformasi 1998, Kembali “Turun Gunung”
Mantan Aktivis Reformasi 1998, Kembali “Turun Gunung”
A A A

Beritacianjur.com - SEJUMLAH mantan aktivis reformasi 1998 kembali turun gunung. Setelah lebih kurang 20 tahun, kini mereka akan mengawal eksistensi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai peserta Pemilu 2019.

Mereka pun sudah membentuk tim bernama Solidaritas Senyap (SoS) yang disebar di seluruh wilayah di Indonesia.KoordinatorTim SoS Indonesia, Muhammad Asep NK, mengatakan, SoS yang beranggotan mantan aktivis 1998 itu dibentuk untuk mengawal dan menguatkan eksistensi, sosialisasi, dan koordinasi PSI di seluruh wilayah Indonesia.

"Tim kami beranggotakan puluhan orang. Mereka disebar di semua wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” kata Asep, kepada wartawan, Minggu (6/5/2018). 

Mantan koordinator lapangan 1 Forum Kota (Forkot) saat aksi reformasi 1998 itu menyebutkan dirinya mendapat tugas koordinasi di wilayah Jawa Barat. Ia harus berkeliling ke 27 kota dan kabupaten untuk menguatkan koordinasi dan sosialisasi.

"Dengan para pengurus PSI di setiap kota dan kabupaten juga sudah mulai dikuatkan koordinasinya," tegas lelaki berpostur tinggi besar ini.

Alasan para mantan aktivis reformasi 1998 tersebut peduli dengan partai besutan Grace Natalie itu, kata Asep, didasari pertimbangan karena PSI diisi orang-orang muda yang visioner.

Apalagi PSI hadir di tengah kegundahan masyarakat yang mengalami degradasi kepercayaan terhadap partai politik.

"PSI diisi orang-orang muda yang kreatif, progresif, revolusioner, jujur, dan bersih. Mereka belum punya dosa," tegas dia berfilosofi.

Alasan lainnya, lanjut Asep, hadirnya tim SoS yang di dalamnya juga terdapat mantan Ketua Liga Mahasiswa Demokrasi (LMD) maupun mantan Presiden BM Trisakti, didasari kerisauan masih tersumbatnya cita-cita reformasi yang dulu digaungkan mereka.

Saat ini, sebut dia, jadi momentum yang pas karena menjelang 20 tahun peringatan reformasi. "Kami ini mantan pelaku reformasi 1998. Menjelang 20 tahun peringatan reformasi, kami kembali terusik dan ingin membangkitkan kembali cita-cita reformasi karena tersumbat. Sebagian elite-elite politik yang saat ini menikmati hasil reformasi, mereka dulu tak hadir membela rakyat dan mahasiswa. Karena itu kami harus hadir memberikan suasana baru untuk merebut kembali demokrasi tapi tentunya dengan situasi dan kondisi berbeda. Tak perlu harus turun ke jalan," ungkapnya.

Asep menilai, PSI merupakan refleksi dari semangat mewujudkan cita-cita reformasi. Ia pun mengingatkan jika sejarah mencatat, sebuah perjuangan selalu diwarnai dengan hadirnya jiwa-jiwa muda.

"Nilai perjuangan dan semangat muda di PSI sangat menggelora. Kami berikan kesempatan kepada PSI untuk eksis dan tampil serta merebut kembali demokrasi. Namun kami di tim SoS tidak berada di internal PSI. Kami mantan aktivis reformasi 1998 berada di eksternal. Intinya kami ingin membantu para kader PSI di seluruh Indonesia," jelasnya.

Satu hal lain yang jadi acuan para mantan aktivis reformasi 1998 itu mendorong penuh PSI ialah memprioritaskan pemerintahan yang bersih. Dalam beberapa kali kesempatan, Ketua Umum PSI, Grace Natalie, menegaskan mendukung pemerintahan Joko Widodo karena rekam jejaknya sebagai figur yang bersih dan jujur.

"Selama figur itu bersih, PSI pasti akan selalu hadir mendukung. Termasuk juga dukungan kepada Ridwan Kamil," tandasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…