Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Pengelolaan Bank Sampah di Cianjur Masih Terkendala

Angga Purwanda

Kamis, 10 Mei 2018 - 19:15 WIB

Pengelolaan Bank Sampah di Cianjur Masih Terkendala
Pengelolaan Bank Sampah di Cianjur Masih Terkendala
A A A

Beritacianjur.com - BERBAGAI kendala masih dihadapi dalam proses pengelolaan lingkungan melalui bank sampah. Sejumlah kendala itu, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), pengetahuan, hingga sarana prasarana.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Yoni Raleda, kepada wartawan, belum lama ini. Yoni mengatakan, berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur, hingga saat ini terdapat 10 bank sampah yang tersebar di Cianjur.

Kesepuluh bank sampah itu, tutur Yoni,  masih dalam hitungan sudah berjalan optimal, baru merintis, hingga baru membentuk bank sampah.

“Sebagian besar dikelola oleh kelompok masyarakat, dan semuanya masih belum berjalan maksimal. Karena, masih cenderung berpikir mengenai pendapatan saat mengelola bank sampah," kata Yoni.

Yoni tidak menampik, pengelola bank sampah masih berorientasi pada uang atau penghasilan selama mengoperasikan sistem pengelolaan sampah itu. Maka dari itu, masih dibutuhkan pembinaan lebih lanjut untuk mulai memupuk kesadaran dan keikhlasan dalam mengelola bank sampah.

Pasalnya, adanya bank sampah yang bertujuan meminimalkan masuknya pasokan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), berguna juga untuk masyarakat. Apalagi, sekitar 134 ton sampah dihasilkan masyarakat per hari. Sayangnya, kesadaran itu diakui memang masih sulit didapatkan.

Maka dari itu besar harapan, agar komitmen dan tujuan masyarakat terfokus sehingga bank sampah dapat berjalan sesuai kebutuhan. Bukan tanpa alasan, karena hingga saat ini pengelolaan pun belum bersifat tetap dan konsisten dipegang oleh pihak yang sama.

"Makanya, kami perlu lakukan sesuatu agar operasional lebih maksimal. Kalau memang bisa memberikan dampak ekonomi, tentu itu harus berupa hasil perputaran sampah yang dioptimalkan," ucapnya.

Saat ini, DLH berupaya untuk meningkatkan pemasaran produk yang dihasilkan bank sampah. Yoni mengatakan, dinas terus mencari dan bekerja sama dengan penampung yang dapat memberikan harga pasti untuk setiap barang.

Hal itu, menjadi upaya yang diusahakan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kepercayaan untuk menghasilkan kualitas produk olahan. Dengan demikian, Yoni berharap kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengolahan sampah semakin bertambah.

"Karena bisa dibilang, setelah ada bank sampah kondisi TPA kita lumayan. Sudah mulai berkurang sedikit-sedikit, apalagi kalau seluruhnya bisa optimal mungkin bisa jauh lebih baik hasilnya," kata dia.

Lebih lanjut dikatakan, DLH juga mengharapkan upaya itu dapat diperhatikan pula oleh pemerintah pusat. Melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Yoni menginginkan adanya bantuan terutama terkait fasilitas bangunan."Pengelola butuh bangunan yang selama ini hanya menggunakan tempat seadanya. Padahal, perlu lokasi untuk menyimpan dan memilah sampah. Itu kendala saat memulai, makanya perlu dibantu sejak awal," pungkas Yoni. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…