Sabtu, 21 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Tingkat Kunjungan Konsumen di Pasar Induk Pasirhayam Ramai

Pemerintah Diminta Agar Segera Antisipasi Terjadinya Lonjakan Harga

Angga Purwanda

Kamis, 17 Mei 2018 - 19:09 WIB

Tingkat Kunjungan Konsumen di Pasar Induk Pasirhayam Ramai
Tingkat Kunjungan Konsumen di Pasar Induk Pasirhayam Ramai
A A A

Beritacianjur.com - TINGKAT kunjungan konsumen di Pasar Induk Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku pada hari pertama puasa mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Hal itu diungkapkan Kepala Pasar Induk Pasirhayam, Asep Kusmiadi, kepada BeritaCianjur, Kamis (17/5/2018).

Peningkatan kunjungan konsumen itu, jelas Asep terlihat dari cukup padatnya aktivitas dan penuhnya lokasi parkiran di lingkungan pasar. “Meskipun tak seramai hari sebelumnya (H-1 puasa). Namun, jika dibandingkan hari-hari biasa tingkay kunjungan konsumen masih tinggi di hari pertama puasa ini,” jelas Asep.

Asep menyebutkan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan memberikan rasa nyaman kepada konsumen yang sedang berbelanja di pasar induk. Pihaknya telah menyebar sejumlah personel keamanan di seluruh lingkungan pasar.

“Kami tetap mengimbau masyarakat atau konsumen yang datang berbelanja ke pasar induk agar tetap waspada dengan berbagai potensi kejahatan. Tentunya petugas keamanan dalam pasar telah kami sebar,” ucapnya.

Sementara untuk komoditas kebutuhan bahan pokok yang mengalami lonjakan harga, yaitu daging ayam potong, dan telur ayam. Asep menyebutkan untuk harga daging ayam potong mencapai Rp 40 ribu per kilogram, dan untuk harga telur ayam Rp 27 ribu per kilogram.

“Dari pengakuan para pedagang, kondisi tersebut akibat dari mahalnya harga di tingkat peternak. Sehingga pedagang juga terpaksa harus menyesuaikan harga dengan ikut menaikan harga,” tuturnya.

Dinda Rendigariany (33), seorang ibu rumah tangga mengaku, ia berbelanja kebutuhan untuk selama bulan puasa. “Lumayan ramai, soalnya kemarin tak sempat untuk belanja, jadi hari ini. Meskipun masih saja berdesak-desakan di beberapa jongko,” kata Dinda.

Dinda meminta, pemerintah agar segera melakukan upaya antisipasi terjadinya lonjakan harga sejumlah komoditas bahan pokok. “Jangan dibiarkan untuk harganya naik dulu, baru pemerintah sibuk mencari solusinya,” pungkasnya.

Selain itu, untuk beberapa komoditas masih terpantau normal, seperti  Beras kualitas medium II Rp9500 per kilogram, beras kualitas premium Rp 10.800 per kg, gula pasir lokal Rp 11.500 per kg, minyak goreng bimoli Rp 13 ribu per liter, minyak goreng curah Rp11.500 per liter.

Untuk daging sapi murni Rp 110 ribu per kg, daging sapi lokal paha depan (chuck) Rp 110 ribu per kg, daging sapi lokal paha belakang Rp110 ribu per kg, daging sapi lokal has luar (sirloin) Rp110 ribu per kg, daging sapi lokal sandung lamur (brisket)Rp80 ribu per kg, daging sapi lokal tetelan Rp 50 ribu per kg, daging sapi impor beku Rp75 ribu per kg,  daging sapi lokal has dalam (tenderloin) Rp 110 ribu per kg.

Daging ayam broiler Rp 40 ribu per kg , Daging ayam kampung Rp 42 ribu per ekor, telur ayam kampung  Rp 2500 per butir, telur ayam broiler Rp 27 ribu per kg, susu kental manis Indomilk 395 gr Rp 10 ribu, susu kental manis bendera 397 gr Rp9.500.

Garam bata Rp 12 ribu per lusin, garam halus 250 gr Rp 3.000,Tepung terigu kunci biru Rp7 ribu per  kg, Tepung terigu segitiga biru Rp 8 ribu per kg, Tepung terigu cakra kembar Rp 7 ribu per kg, Tepung terigu curah Rp 6 ribu per kg, Mie instan indomie Rp 2500 per bungkus.

Cabe merah biasa tw Rp 35 ribu per kg, Cabe merah keriting Rp 37ribu per kg,  cabe rawit hijau Rp 24 ribuper kg, Cabe rawit merah Rp 30 ribu per kg, Bawang merah Rp 32 ribu per kg, Bawang putih (kating) Rp 28 ribu per  kg, Bawang putih biasa Rp 24 ribu per kg, tomat Rp 5 ribu per kg.

Kol/kubis Rp 5 ribu per  kg, Kentang lokal (dieng) Rp 12 ribu per  kg,Jagung manis Rp 6 ribu per kg, Jagung pipilan Rp 10 ribu per  kg, Ikan mas Rp 26 ribu per  kg, Teri medan (no. 2)Rp 70 ribu per kg,  Ikan teri keriting Rp 44 ribu per kg.Ikan kembung banjar (besar) Rp 60 ribu per  kg, Kacang hijau Rp 20 ribu per kg, Kacang tanah kupas Rp 28ribu per kg, Kacang kedelai impor Rp 9 ribu per kg, kacang kedelai lokal Rp 7500 per kg, Ubi kayu Rp 3 ribu per kg, Ubi jalar Rp 4 ribu per kg, Gas LPG 3kg Rp 22.000, dan Gas LPG 12kg Rp 148.000. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/07/2018 07:00 WIB

Rancangan Perubahan RTRW Sarat Kepentingan

BELUM beres dengan persoalan sejumlah kasus dugaan korupsi di Cianjur, kini kembali muncul permasalahan baru yang juga menjadi sorotan tajam publik Cianjur. Ada apa lagi?

Bisnis Line 19/07/2018 21:31 WIB

Sentral Motor Gelar Program Kemerdekaan DP 1 Juta.

DALAM rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang, Sentral Motor mulai Kamis (19/7/2018) menggelar Program Kemerdekaan dengan DP satu juta rupiah hingga akhir Agustus 2018.…

Bisnis Line 19/07/2018 21:30 WIB

Bank Bjb Dirikan Bjb University Demi Terciptanya SDM Berkualitas

UNTUK menciptakan sumber daya manusia yang andal dan berkualitas, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk meresmikan bjb University, Rabu (18/7/2018) di Jalan Cikapundung, Kota Bandung.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:12 WIB

Pesantren Ideal Untuk Filter Penyebaran Hoax

PONDOK Pesantren (Pontren) menjadi tempat yang dinilai efektif untuk menekan dan mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoaks) di lingkungan masyarakat.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:09 WIB

PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Area Cianjur memaksimalkan upaya kemanusiaan untuk Enda Supriyadi (7) bocah yang tersengat listrik, dan kini menjalani pengobatan alternatif di wilayah Sukalarang, Kabupaten…

Cianjur Euy 19/07/2018 18:06 WIB

Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana

SATUAN Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Cianjur dalam beberapa bulan terakhir.

Aktualita 19/07/2018 07:00 WIB

Ini Deretan Dugaan Kasus Korupsi

BUKAN hanya Megaproyek Campaka, ternyata ada lebih dari tujuh kasus dugaan korupsi lainnya yang terjadi di Cianjur. Benarkah?

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

SMAN 1 Cianjur Diduga Labrak Permendikbud Soal PPDB

Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Cianjur menjadi perhatian karena sekolah memberlakukan aturan kontroversial.

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

Hari Terakhir Pendaftaran Bacaleg Banyak Berkas Harus Diperbaiki

HARI terakhir pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Cianjur, terdapat sejumlah temuan berkas yang harus segera diperbaiki. Beberapa temuan diketahui cukup mencolok sehingga berkas yang…

Aktualita 18/07/2018 07:00 WIB

Jawaban Eksekutif Dinilai Ngaco

SETELAH kejanggalan pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 dibongkar, kini jawaban eksekutif dianggap makin janggal. Benarkah?