Sabtu, 21 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Lonjakan Harga Daging Sulit Dikendalikan

Pemkab Cianjur Agar Segera Menemukan Solusi Pengendalian Harga

Angga Purwanda

Rabu, 16 Mei 2018 - 21:14 WIB

Lonjakan Harga Daging Sulit Dikendalikan
Lonjakan Harga Daging Sulit Dikendalikan
A A A

Beritacianjur.com - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur diminta untuk menemukan solusi terkait kenaikan harga daging yang dinilai tak kunjung terselesaikan. Selama bertahun-tahun, dinas terkait dinilai belum berhasil menemukan solusi atas kenaikan harga daging ayam, terutama menjelang hari-hari besar.

Berdasarkan pantau, saat ini, daging ayam diketahui berada pada kisaran harga Rp 40 ribu per kilogram, dimana sejak dua pekan lalu besarannya terus naik.

Ketua Asosiasi Pedagang Daging Domba, Ayam, dan Sapi (Apddas) Cianjur, Sri Rahayu mengatakan, selama dua tahun terakhir kenaikan harga daging ayam di Cianjur tergolong tidak dapat ditekan. Persoalan pakan hingga harga DOC ayam, menjadi alasan yang seringkali dilontarkan tapi tak kunjung memperoleh titik temu.

”Permasalahan yang terjadi, masih seperti dulu. Seolah pemerintah tidak menemukan solusi baiknya seperti apa. Masalahnya berulang-ulang terus,” kata Sri, kepada wartawan, belum lama ini.

Hal itu diungkapkan, karena masih saja terjadi perdebatan yang bersifat saling tunjuk. Sri mengatakan, kenaikan harga saat ini berasal dari pemotong yang kemudian menunjuk pihak peternak.

Di sisi lain, peternak juga merasa dirugikan karena saat ini kelangkaan DOC membuat harga ayam spontan naik. ”Seharusnya, Dinas Peternakan bisa mengatur harga DOC. Di sini dinas yang sebenarnya bisa menyentuh ranah tersebut. Lagipula, mungkin saja pengusaha DOC boleh dicover oleh pemerintah. Tapi, tidak ada jawaban untuk itu,” ujar dia.

Lebih lanjut dikatakan, Sri pun akan melakukan pembahasan dengan pihak terkait. Terutama, mengenai evaluasi harga DOC yang saat ini menjadi fokus dan faktor utama terjadinya kenaikan harga daging ayam.

Sri menekankan, jika harga DOC tidak dapat dikendalikan, maka pengendalian atau penekanan harga daging ayam pun cenderung sulit dilakukan.

Akan tetapi, ia menjelaskan jika persediaan daging ayam saat ini cukup stabil. Berdasarkan hasil survey ke beberapa peternak, awal Ramadan ini akan menjadi awal panen ternak ayam sehingga persediaan jauh lebih aman.

Sementara harga daging sapi yang biasa ikut naik, saat ini cenderung stabil karena terbantu pasokan daging beku. Untuk kebutuhan daging sapi, Yayu mengklaim jika daging beku yang dipasok ke Cianjur aman karena proses pengolahan yang baik.

”Itu sebenarnya pasokan dari pengusaha lokal yang bekerjasama dengan pengusaha luar negeri. Proses pemotongannya juga di Indonesia, tanpa tersentuh tangan sehingga tidak terkontaminasi. Jadi aman, dan sekarang peminatnya cukup banyak,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan, selain harga tinggi, persediaan ayam pun terbatas sehingga konsumen menjadi terbebani. Diharapkan, alasan itu sudah cukup untuk membuat pedagang atau peternak tidak membuat-buat alasan lain agar dapat menaikkan harga.

Herman mengatakan, bersama unsur Muspida juga akan melakukan sidak ke pasar sampai ke peternakan, untuk memastikan harga tetap stabil dalam dua momen besar tersebut. Rencananya, tindakan itu akan dilakukan secara rutin untuk mendapatkan informasi pasti dari lapangan dan mencegah oknum memainkan harga.

Terkait harga daging sapi, Herman yakin besaran harga saat ini masih bisa ditekan. Pasalnya, harga tersebut dinilai masih sama tingginya dengan daerah lain yang pedagangnya dikenakan sewa lapak di pasar.

”Di Cianjur kan lapaknya digratiskan, terutama di Pasar Induk. Jadi, seharusnya harganya bisa ditekan lagi sampai Rp 100-105 ribu per kilogram. Pokoknya segala upaya harus dilakukan, supaya stabil,” pungkas Herman. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/07/2018 07:00 WIB

Rancangan Perubahan RTRW Sarat Kepentingan

BELUM beres dengan persoalan sejumlah kasus dugaan korupsi di Cianjur, kini kembali muncul permasalahan baru yang juga menjadi sorotan tajam publik Cianjur. Ada apa lagi?

Bisnis Line 19/07/2018 21:31 WIB

Sentral Motor Gelar Program Kemerdekaan DP 1 Juta.

DALAM rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang, Sentral Motor mulai Kamis (19/7/2018) menggelar Program Kemerdekaan dengan DP satu juta rupiah hingga akhir Agustus 2018.…

Bisnis Line 19/07/2018 21:30 WIB

Bank Bjb Dirikan Bjb University Demi Terciptanya SDM Berkualitas

UNTUK menciptakan sumber daya manusia yang andal dan berkualitas, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk meresmikan bjb University, Rabu (18/7/2018) di Jalan Cikapundung, Kota Bandung.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:12 WIB

Pesantren Ideal Untuk Filter Penyebaran Hoax

PONDOK Pesantren (Pontren) menjadi tempat yang dinilai efektif untuk menekan dan mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoaks) di lingkungan masyarakat.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:09 WIB

PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Area Cianjur memaksimalkan upaya kemanusiaan untuk Enda Supriyadi (7) bocah yang tersengat listrik, dan kini menjalani pengobatan alternatif di wilayah Sukalarang, Kabupaten…

Cianjur Euy 19/07/2018 18:06 WIB

Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana

SATUAN Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Cianjur dalam beberapa bulan terakhir.

Aktualita 19/07/2018 07:00 WIB

Ini Deretan Dugaan Kasus Korupsi

BUKAN hanya Megaproyek Campaka, ternyata ada lebih dari tujuh kasus dugaan korupsi lainnya yang terjadi di Cianjur. Benarkah?

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

SMAN 1 Cianjur Diduga Labrak Permendikbud Soal PPDB

Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Cianjur menjadi perhatian karena sekolah memberlakukan aturan kontroversial.

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

Hari Terakhir Pendaftaran Bacaleg Banyak Berkas Harus Diperbaiki

HARI terakhir pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Cianjur, terdapat sejumlah temuan berkas yang harus segera diperbaiki. Beberapa temuan diketahui cukup mencolok sehingga berkas yang…

Aktualita 18/07/2018 07:00 WIB

Jawaban Eksekutif Dinilai Ngaco

SETELAH kejanggalan pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 dibongkar, kini jawaban eksekutif dianggap makin janggal. Benarkah?