Rabu, 22 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Belum Selesaikan APBDesa, 20 Desa Belum Dapatkan DD Tahap I

Angga Purwanda

Kamis, 17 Mei 2018 - 19:15 WIB

Belum Selesaikan APBDesa, 20 Desa Belum Dapatkan DD Tahap I
Belum Selesaikan APBDesa, 20 Desa Belum Dapatkan DD Tahap I
A A A

Beritacianjur.com - SEBANYAK 20 desa dari 354 desa di Kabupaten Cianjur, belum bisa mendapatkan dana desa tahap pertama. Pasalnya, desa-desa tersebut belum menyelesaikan APBDesa sebagai prasyarat teknis mendapatkan dana desa.

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial, kepada wartawan, saat di Pendopo Kabupaten Cianjur.

"Pencairan tahap pertama sih hampir selesai seluruhnya. Tapi ada sekitar 20 desa yang belum (mendapatkannya) karena APBDesa-nya belum selesai," ungkap Danial.

Danial mengaku sudah berkali-kali mengingatkan aparatur pemerintahan desa agar segera menyelesaikan APBDesa. Sebab, mereka tak akan mendapatkan pencairan dana desa pada termin selanjutkan jika belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban termin pertama. "Oh tentu, kami terus ingatkan langsung melalui monev (monitoring dan evaluasi) ke setiap desa," jelas Danial. 

Besaran nilai bantuan dana desa setiap desa di Kabupaten Cianjur berbeda-beda. Total tahun ini dana desa yang dikucurkan dari pemerintah pusat sekitar Rp360 miliar. "Pencairannya dibagi dalam tiga termin. Termin kedua akan cair jika setiap desa sudah menyelesaikan SPj termin pertama. Mayoritas dana desa digunakan untuk sektor infrastruktur jalan," tuturnya.

Ia tak menampik dalam pengelolaan dana desa masih terdapat aparatur pemerintah desa yang diduga tersandung masalah hukum. Pemkab Cianjur menghormati betul proses hukum tersebut. "Kami hormati hukum. Kalau memang terjadi dugaan penyelewengan, harus ditindak sesuai hukum," ucapnya.  

Kurun empat tahun terakhir, lanjut Danial, setidaknya terdapat enam aparatur pemerintahan desa di Kabupaten Cianjur yang bermasalah dengan hukum. Ia mengaku Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kerap kali memberikan pembinaan bagi semua desa agar pengelolaan dana desa maupun bantuan lainnya berjalan sesuai rencana. 

"Makanya kita rutin lakukan monev di semua desa untuk mengantisipasi adanya kesalaha-kesalahan. Kami berita arahan. Jika ada yang tidak sesuai, maka harus diperbaiki," tandasnya.

Kepala Desa Batulawang Kecamatan Cipanas, Nanang Rohendi, mengatakan pencairan dana desa termin pertama sebesar 20% sudah selesai. Dana desa yang diterima Desa Batulawang sekitar Rp1,4 miliar. "Fokusnya untuk pembangunan infrastruktur fisik dan pemberdayaan masyarakat," terangnya.

Laporan keuangannya sudah menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Pelaporan Siskeudes baru diimplementasikan tahun ini. Sebelumnya pelaporan menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokades).  

"Pada dasarnya sih sama. Hanya beda sistem saja. Ada beberapa memang (kekurangan dan kelebihan) di antara dua sistem ini. Misalnya di Silokades mudah, tapi di Siskeudes agak beda. Yang saya tahu kalau Silokades itu hanya diterapkan di beberapa kabupaten dan kota saja. Sementara kalau Siskeudes itu langsung dari pusat," tandasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…