Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

MCK di Sungai, Wabah Penyakit Kulit Ancam Warga Cianjur

Misbah Hidayat

Selasa, 08 September 2015 - 14:02 WIB

Warga Sukaluyu Cianjur, MCK di sungai...
Warga Sukaluyu Cianjur, MCK di sungai...
A A A

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Wabah penyakit kulit mengancam ribuan warga Cianjur. Ini terjadi menyusul masih banyaknya warga yang menggunakan air sungai sebagai satu-satunya sumber pemenuhan kebutuhan hidup, khususnya untuk kegiatan Mandi, Cuci, Kakus (MCK).

Disaat yang bersamaan warga bersangkutan tak pernah memperhatikan jaminan kebersihan dan kesehatan air sungai yang dikonsumsinya. Padahal, selain secara kasat mata terlihat kotor, kondisi air sungai juga sudah banyak tercemar tumpukan sampah rumah tangga maupun jenis limbah lainnya.

Staf Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten  Cianjur Sukmawulan mengatakan, dampak dari adanya pencemaran aliran sungai memang bisa mengakibatkan munculnya bibit penyakit yang setiap waktu bisa menjangkiti warga Cianjur.

“Biasanya, penyakit yang ditimbulkan akibat air sungai kotor itu seperti penyakit kulit,” ucapnya kepada “BC”, Senin (7/9).

Dijelaskan, ada tiga ciri yang bisa menjadi tolak ukur dalam memastikan air sungai yang sudah tercemar. Diantaranya air bisa dibedakan secara fisik, bakterilogi, dan kimia, sehingga kondisi air yang tercemar mudah dibedakan.

“Seperti halnya melihat perbedaan air dengan panca indra mungkin secara warna dan keruhnya itu mudah dibedakan,” paparnya. 

Menurutnya, air  sungai yang dikatagorikan sebagai air permukaan jauh lebih mudah tercemar. Karenanya, air sungai sangat berpotensi menjadi media penyebar penyakit. Potensi dimaksud menjadi jauh lebih besar lagi akibat adanya  prilaku masyarakat yang tidak sadar terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.

“Makanya kita selalu menggalakan gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke mana saja, termasuk ke aliran sungai,” katanya.

Salah seorang warga Desa Cikondang Kecamatan Cibeber, Abdul Halim menuturkan, sejauh ini memang masih banyak masyarakat di kampungnya yang memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan mencuci pakaian dan piring.

“Iya kalau dilihat dari kondisi air kemungkinan bisa saja air yang berada di sungai ini tercemar. Namun sejauh ini masyarakat tidak memperhatikan kondisi tersebut, karena mereka sangat membutuhkan air terlebih di musim kemarau seperti ini,” ujarnya. (gap)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bisnis Line 9 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…