Selasa, 22 Agustus 2017 - Pukul 04:41

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

E-Learning Belum Bisa Diakses Semua Sekolah

Oleh: Zulfah Robbania - Selasa 08 September 2015 | 07:00 WIB

E-Learning Belum Bisa Diakses Semua Sekolah

net

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Sekertaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur, Jum’ati mengatakan, penggunaan program pendidikan berbasis elektronik atau e-learning sudah berlaku sejak 2010 lalu. "Model pembelajaran berbasis komputer sudah dilakukan dengan sasaran utama gurunya terlebih dahulu, baru siswa," ucapnya kepada “BC”, Senin (7/9).

 

Diakuinya, sudah 60 persen sekolah di Cianjur menggunakan pembelajaran tersebut. Sedangkan 40 persen lainnya belum bisa menggunakan karena terkendala oleh beberapa faktor yakni kualitas SDM, pasokan listrik dan sarana penunjang.

 

“Seperti di Cianjur selatan yang berada di daerah pedalamannya, mereka terkendala oleh aliran listrik,” paparnya.

 

Dengan demikian, sekolah yang menggunakan program e-learning hanya sekolah yang berada di perkotaan saja, sekolah favorit atau sekolah yang sudah menyediakan ruangan dan peralatannya yang bisa menunjang pembelajaran.

 

“e-learning yang berbasis komputer memang bisa mempermudah proses pembelajaran karena belajar itu harus bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Namun tidak terlepas dari kekurangan, diantaranya tujuan pendidikan karakter akan terabaikan,” terangnya.

 

Pemberian materi pembelajaran melalui media komputer, membuat guru tidak bisa mengamati keaadan siswa yang sebenarnya secara emosi atau kedekatan. Karena itu, pihaknya menghimbau agar sistem pembelajaran e-learning tidak mendominasi saat tatap muka di kelas. (zlf)

Komentar