Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Keangkeran “Kandang Maung” Terjaga

Bekuk PSM 3-0, Persib Naik Peringkat, Ezechiel Jadi Top Skor

Gie/bbs/net

Kamis, 24 Mei 2018 - 02:03 WIB

foto:net
foto:net
A A A

Beritacianjur.com - KEANGKERAN “kandang maung” masih terjaga setelah Persib Bandung berhasil membekuk PSM Makassar 3-0, pada laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (23/5/2018) malam.

Tak hanya sekadar menang dan membuat Persib naik ke peringkat ke-6 klasemen sementara, namun hasil laga kemarin juga menjadi pembuktian bagi duet Ezechiel N'Douassel-Jonathan Bauman. Kini, mereka tak hanya menyandang prediket duet termahal, namun juga bisa disebut tersubur.

Terbukti, Bauman berhasil membuat gol penutup laga. Sementara dua gol yang dicetak Ezechiel, membuat dirinya kembali ke puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan total 9 gol.

Pada laga kemarin, kedua tim bermain terbuka untuk sama-sama melancarkan serangan ke lini pertahanan lawan. Terutama Persib, bermain dengan kekuatan penuh di hadapan ribuan bobotoh, Supardi Nasir saparakanca bermain agresif sejak menit awal.

Meski jual beli serangan sudah terjadi sejak kick-off, namun gol baru tercipta pada menit 39. Persib mendapat hadiah penalti usai bola tendangan Victor Igbonefo mengenai tangan Wiljan Pluim. Tanpa ragu wasit menunjuk titik putih.

Ezechiel N'Douassel yang dipercaya menjadi algojo tidak menyia-nyiakan peluang. Tendangannya melesat mulus ke sisi kanan gawang PSM yang dikawal Rivky Mokodompit.

Eze berpeluang menggandakan keunggulan Persib saat lolos dari jebakan offside di menit akhir babak pertama. Sayang tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih mampu ditepis oleh Rivky.

Memasuki babak kedua, PSM mulai berani bermain lebih terbuka. Robert Rene Albert pun memasukan striker anyar Bruce Djite sebagai pengganti Wasyiat Hasbullah menit ke-46. Sejak itu PSM memang sedikit mulai mampu menekan pertahanan Persib. Namun di sisi lain, pertahanan mereka semakin terbuka.

Hal itu dimanfaatkan oleh Ghozali Siregar yang menusuk sektor pertahanan tim Juku Eja sebelum melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Umpan matang Ghozali pun seolah memanjakan Eze yang menjebol gawang Rivky untuk kedua kalinya lewat sundulan kepala, 2-0.

Gol itu membuat PSM mulai tersengat dan semakin gencar melakukan serangan balik. Ferdinand Sinaga pun sempat mengancam gawang Persib setelah lolos dari jebakan offside menit ke-66.

Ferdinand hampir saja mengecoh M. Natshir Fahdil saat berhadapan satu lawan satu. Namun dengan ketenangan, kiper yang akrab disapa Deden itu mampu merebut dan membuang bola dari kaki Ferdinand.

Keunggulan 2-0 dengan sisa waktu sekitar 8 menit, membuat pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez cukup tenang untuk menggantikan Febri dengan seniornya Eka Ramdani. Namun hal itu sama sekali tak mengurangi ketajaman lini serang Persib.

Terbukti, Ghozali yang mampu melewati bek PSM di sisi kanan kembali bisa melepaskan umpan silang datar cukup keras. Bola sebenarnya sempat ditepis Rivky, namun terlepas dan mengarah kepada Bauman yang langsung menjebloskan bola ke gawang, 3-0.

Alih-alih bisa menipiskan selisih, PSM justru harus bermain dengan 10 pemain setelah Fauzan Jamal diusir wasit lewat kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah. Sayang kelebihan jumlah pemain itu tak mampu dimanfaatkan oleh Persib untuk memperbesar kemenangan.

Kemenangan ini disyukuri betul oleh kubu Pangeran Biru, termasuk pelatih Roberto Carlos Mario Gomez. Dia bahkan menyebut, permainan garang anak asuhnya yang memberondong tiga gol gawang PSM Makassar, adalah sebuah keberhasilan menunjukkan karakter dan jati diri Persib.

"Kami bermain dengan baik pada pertandingan Persib vs PSM malam hari ini. Kami bisa menunjukkan bahwa kami memang tim yang bagus. Para pemain juga berhasil menunjukkan bahwa mereka pesepak bola yang bagus," kata Mario Gomez dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Pujian Mario Gomez juga bukan hanya untuk pertandingan malam hari ini. Dia menyebut, kemenangan atas PSM Makassar juga merupakan keberhasilan Supardi dan kawan-kawan dalam mempertahankan kualitas permainan mereka. Di pertandingan-pertandingan sebelumnya, keberingasan tim Pangeran Biru juga sudah muncul.

"Tim kami bermain terbuka, dan ini hal yang penting. Para pemain tampil bagus seperti saat mereka mengalahkan Persipura," tutur pelatih berkebangsaan Argentina tersebut

Sementara di kubu lawan, Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts mengakui tim asuhannya kalah kualitas dalam hal permainan di laga tersebut. Dia pun merinci sejumlah faktor yang menjadi penentu kekalahan dari Persib Bandung.

Menurut dia, para pemain Persib tampil dengan semangat dan kelincahan. Setiap pemain Pangeran Biru bahkan tak bisa diam meski tidak sedang membawa bola. Tim PSM Makassar tidak siap dengan pola tersebut.

"Secara keseluruhan, Persib main agresif dan banyak melakukan pergerakan tanpa bola. Kami menghadapi pertandingan berat hari ini dan main dengan lambat," kata Rene dalam sesi konferensi pers usai laga.

PSM Makassar sebenarnya punya beberapa peluang penting untuk menyelamatkan diridari kekalahan telak. Namun sama sekali tak ada yang bisa dimanfaatkan.

"Gol pertama Persib karena kami tidak waspada. Setelah itu kami dapat peluang-peluang bagus untuk kembali (membuat skor imbang), tapi tim kami tak cukup tajam untuk menyelesaikannya. Lalu Persib lakukan serangan-serangan bagus lagi, sampai kami kalah tiga gol," tutur dia.

Duet Ezechiel N'Douassel dan Jonathan Bauman yang menjadi mesin gol Persib malam ini pun, kata Rene, sudah diantisipasi. Sialnya, baik Eze maupun Bauman berhasil mengelabui kawalan. "Kami sudah memperkirakan keberadaan mereka. Tapi dibanding pemain kami yang melakukan marking, malah lebih bagus Ezechiel dan Bauman," lanjut sang pelatih.

Faktor lain yang membuat PSM Makassar tak bisa memberi perlawanan berarti di GBLA adalah matinya permainan Pluim. Sebagai salah satu otak serangan Pasukan Ramang, Pluim bisa dimarking oleh Oh In Kyun tanpa mampu lepas.

"Pluim sejauh ini, dalam musim ini, belum bisa kembali ke ritme permainan dia yang seharusnya. Itu karena di pramusim dia cedera dan absen beberapa kali karena urusan keluarga. Selamat untuk Persib, mereka layak mendapatkan kemenangan ini," pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…