Sabtu, 18 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Ini Masalah dan Curhatan Masyarakat Cianjur yang Harus Segera Diatasi

Ridwan Kamil: Bangun Taman dan Tugu Harus Pakai Kajian dan Filosofi

Nuki Nugraha

Rabu, 30 Mei 2018 - 10:09 WIB

Tugu Mangkok Bubur di Pacet Disoal!
Tugu Mangkok Bubur di Pacet Disoal!
A A A

KEBERHASILAN Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK) melakukan penataan kota Bandung banyak dinilai positif banyak pihak.

Berkat sentuhan ide kreatif pria yang akrab disapa Kang Emil ini, wajah kota Bandung kini banyak mengalami perubahan. Tak hanya jantung kota yang ditata, tapi sejumlah sudut kota pun dipermak Kang Emil sedemikan rupa, sehingga tampak jauh lebih menarik.

Ruang terbuka hijau diperbanyak, beragam taman pun dibangun, lengkap dengan penamaan yang unik sehingga menarik perhatian. Seperti taman Jomblo dan lainnya. 

Tak berhenti disitu, memanfaatkan lahan di persimpangan jalan, lagi-lagi Kang Emil menunjukkan kejelian dan kepiawainnya dalam seni arsitektur. Sebuah ornamen tugu yang indah, kental dengan nilai-nilai seni dibangun di atas lahan tersebut. 

Alhasil, kini banyak didapati bangunan tugu baru di kota Bandung. Dimana keindahan dan keunikan bangunan tugu tersebut seakan merepresentasikan bahwa Bandung memang Kota Seni. 

Apa yang ditanam Kang Emil kini bisa dirasakan masyarakat kota Bandung. Berkat ide kreatif yang dituangkannya melalui pembangunan tersebut, kunjungan turis ke Kota Bandung pun semakin terus meningkat, sehingga mampu mendorong pundi-pundi ekonomi warga Bandung.

Usut punya usut, keberhasilan Kang Emil menata kota Bandung hingga tampak terlihat seperti sekarang ini, ternyata setiap pembangunan taman maupun tugu tersebut berlandaskan kajian dan filosofi. 

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil kepada Berita Cianjur, saat ditemui disela acara kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, di Gedung Juang Cianjur, belum lama ini.

"Semua pembangunan taman, tugu dan lainnya yang sudah dilaksanakan tidak asal-asalan. Selain berlandaskan kajian, juga ada filosofinya. Makanya kunjungan turisnya bisa bertambah sampai 1 juta juga," kata Kang Emil.

Saat dimintai penilaiannya soal tata kota Cianjur sekarang ini, Kang Emil mengatakan, pada intinya tidak jauh berbeda, intinya kota itu harus nyaman dan terlihat teduh. "Sama saja, kalau kota mah harus teduh, pedistriannya harus lebar, taman-taman juga harus banyak supaya rekreasi bisa murah," jawabnya.

Pada kesempatan itu, Kang Emil mengungkapkan rencananya jika nanti terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, dirinya akan membangun sebuah Kreatif Center di Kabupaten Cianjur.

"Pada dasarnya pemuda di Jawa Barat karakternya sama, didukung alam yang indah ini mereka sangat kreatif. Tapi percuma kalaupun punya daya imajinasi kreatif tak ada fasilitasnya. Maka tugas negara, khususnya nanti provinsi saya akan membangunkan kreatif centre di Cianjur," kata Kang Emil.

Dijelaskan Emil, kreatif center yang dimaksudnya yaitu tempat pemuda berkarya apapun itu bidangnya, baik musik, kerajinan, desain dan segala rupa. “Supaya pemuda ini sibuk, karena pemuda yang sibuk jauh lebih baik dibanding pemuda yang bengong. Tentu sibuknya yang positif, keagamaan atau kreatifitas," imbuhnya. 

Emil mengaku sangat prihatin dengan adanya korban 40-an pemuda yang meninggal gara-gara menenggak minuman oplosan. "Saya kira itu contoh, tidak ada yang membimbing dan mengajak ke arah positif akhirnya seperi itu. Untuk itu Cianjur salah satu gagasannya akan kita hadiahi namanya kreatif center," ucapnya.

Kang Emil mengaku mengenal Cianjur. Menurutnya, Kota Tatar Santri ini tak jauh berbeda seperti 27 kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat. Sekarang ini, kata Emil, dirinya banyak menerima curhatan dari masyarakat Cianjur, seperti di wilayah Selatan itu soal masalah tanah, penambangan pasir besi dan sebagainya.

Sedangkan di daerah Utara, sambungnya, sejak ada tol Cipularang persentase yang lewat ke Cianjur semakin menurun, dampaknya terhadap ekonomi kuliner yang menurun. "Kaitan itu nanti akan kita bantu promosikan dengan pariwisata," ucapnya.

“Begitu juga dengan curhatan soal kiayinya, akan kita sondingkan dengan Peraturan Daerah (Perda) pesantren. Termasuk curhatan pengrajin seperti di Gentur nanti akan kita bantu promosikan produk-produknya. Intinya cara saya mengenal Canjur yaitu dengan mendengar curhatan masyaraknya," pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…