Jumat, 22 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Hadapi Bhayangkara, Persib Usung Misi Sodok Papan Atas

Ini Tanggapan Manajemen Persib dan Bali United soal Ancaman Gomez Hengkang

Net/BBS

Rabu, 30 Mei 2018 - 10:13 WIB

foto:net
foto:net
A A A

Beritacianjur.com - MISI menembus papan atas klasemen sementara Liga 1 2018, akan diusung Skuad Maung Bandung kala menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), besok malam (31/5/2018).

Ya, pada laga tandang kontra Bali United Minggu (27/5/2018) lalu, Supardi Nasir saparakanca gagal meraih kemenangan dan harus puas dengan skor imbang. Padahal saat itu Persib sempat kelebihan jumlah pemain dan gagal dalam mengeksekusi hadiah penalti.

Alhasil, tim asuhan Roberto Carlos Mario Gomez gagal menyodok ke papan atas dan masih tertahan posisi ke-7 di sementara Liga 1 2018.

Meski begitu, berdasarkan catatan laga, hasil kemarin masih terbilang positif. Pasalnya, Persib masih tetap menjadi salah satu tim yang paling sedikit menelan kekalahan di Liga 1 2018 sejauh ini.

Hingga saat ini, Persib baru dua kali kalah saat bertandang ke markas Sriwijaya FC dan Madura United. Uniknya Persib mencatat jumlah kekalahan paling sedikit itu bersama dua tim asal Perserikatan lain, Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya.

Bagi Persela, catatan itu membuat mereka kini bercokol di peringkat ke-2 klasemen sementara. Namun mereka sudah melakoni 11 laga atau dua laga lebih banyak dari Persib yang baru 9 kali bertanding.

Besok, memasuki pekan ke-12, Persib akan menjadi tim yang lebih dulu berlaga menjamu Bhayangara FC. Tentunya laga kandang tersebut menjadi peluang besar bagi Maung Bandung untuk ke papan atas klasemen sementara.

Dengan 15 poin yang sudah dikantongi, Persib akan mengoleksi total 18 poin jika mampu memenangi duel kontra Bhayangkara FC. Artinya, raihan poin Persib akan menyamai Persipura yang mengantongi 18 poin dari 11 laga. Meski sama, jumlah laga Persib masih lebih sedikit ketimbang Persipura.

Menyikapi peluang tersebut, Gomez pun akan terus menggenjot program latihan ke arah penguasaan bola dan penyelesaian akhir. Seperti diketahui dalam laga kontra Bali United, Persib memang banyak memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat tak satu gol pun tercipta di laga tersebut.

"Kita lihat pertandingan lawan Bali United, banyak sekali mendapatkan peluang, tapi belum berhasil menjadi gol. Pertandingan selanjutnya ini tidak boleh terjadi. Apalagi kita akan bermain di kandang," ujar Gomez seperti dilansir laman resmi Persib.

Meski fokus mengejar kemenangan, Gomez tetap tak melupakan sektor pertahanan. Apalagi saat ini trennya sedang bagus, karena dalam tiga laga terakhir berturut-turut, Maung Bandung tak pernah kebobolan (clean Sheet).

Sementara itu, di luar laga, kubu Persib tengah dirundung kabar terkait Gomez yang sempat menebar ancaman untuk angkat kaki dari Kota Kembang. Bukan tanpa sebab, ancaman itu dilontarkan Gomez karena menginginkan beberapa permintaan.

Salah satunya menyoal fasilitas latihan milik tim kebanggaan Bobotoh. Gomez menilai, sarana latihan yang dimiliki Persib masih belum memadai.

Mengetahui hal tersebut, jajaran manajemen Maung Bandung pun ambil sikap. Manajer Persib, Umuh Muchtar menegaskan, Persib memang berencana membangun fasilitas latihan. Bahkan, upaya tersebut bukan hanya untuk memenuhi keinginan Gomez semata. Lebih dari itu demi membangun masa depan Persib Bandung agar lebih baik nantinya.

"Jadi mereka (pemain dan pelatih) minta tempat latihan khusus, kalau bisa punya lapangan khusus. Punya lapang sendiri," kata Umuh.

Umuh mengaku masih terus mengupayakan agar Persib memiliki lapangan latihan sendiri. Salah satunya dengan meminta kadispora Jawa Barat agar Stadion Arcamanik bisa terus digunakan Maung Bandung.

"Saya sudah telepon ke Kadispora untuk Arcamanik, sangat membantu. Karena Kadispora Pak Yuda itu sangat-sangat Persib-lah. Insya Allah karena lapang bola yang ada di Kota Bandung khususnya semua juga pake APBD dan itu pake uang rakyat," ucapnya.

Umuh memahami keinginan Gomez, karena fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan oleh tim agar program latihan yang disiapkan oleh pelatih bisa berjalan dengan maksimal.

Gomez memiliki rencana meninggalkan Persib, jika tim berjulukan Maung Bandung ini masih kesulitan berlatih di lapangan berkualitas di Bandung. "Jadi intinya, dia minta fasilitas di Bandung untuk latihan. Kami sudah bicara panjang lebar sama Mario Gomez dan Fernando Soler. Jadi yang kesulitan tolonglah diperbaiki, untuk fasilitas," tuturnya. 

Seperti diketahui, selama ini Persib memang sering berpindah-pindah tempat latihan. Selain latihan di Stadion Arcamanik, Persib juga melakoni agenda serupa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dan beberapa tempat lainnya.

Umuh berharap, pemerintah daerah bisa memiliki prioritas agar Persib dapat menggunakan fasilitas lapangan yang ada. Apalagi, skuat Maung Bandung merupakan tim kebanggaan masyarakat dan bukan hanya Kota Bandung saja.

"Kalau latihan sulit, hari ini bisa, besok enggak bisa. Ini makanya saya minta ke pemimpin daerah juga membangun lapangan yang diprioritaskan untuk Persib, karena lapangan sudah jelas dibangun dengan uang rakyat," ucapnya.

"Kalau Persib difasilitasi oleh para pejabat, itu mungkin saya rasa wajar dan pantas. Dulu juga GBLA dibangun oleh orang lama yang mencintai Persib seperti Pak Dada (Rosada). Pak Dada kan bilang Persib itu ikon Bandung dan umumnya Jawa Barat," sambung dia 

Manajemen Persib memiliki rencana untuk membangun fasilitan latihan bagi Persib di wilayah Gedebage, Kota Bandung, hanya itu tidak bisa terealisasi dalam waktu dekat. "Wacana saja, itu masih lama dan tak bisa seperti sulap dibangun dua sampai tiga tahun. Ada rencana karena sudah ada tanah, itu aset PT sudah punya," katanya.

Terpisah, menanggapi pernyataan Gomez yang menyebut Bali United ingin menggunakan jasanya, Presiden Bali United, Pieter Tanuri langsung membantahnya. Menurutnya, timnya tidak pernah mengubungi Mario Gomez  perihal kemungkinan perpindahan klub.

"Memang ada rekamannya (Gomez mau ke Bali United). Namun, kami tidak berkomunikasi dengan dia. Tidak benar itu pelatih," kata Pieter.

Sebelumnya, Gomez mengaku siap menerima tawaran dari Bali United dalam waktu dekat. Pelatih asal Argentina tersebut menempuh langkah itu lantaran tuntutan kepada manajemen perihal fasilitas tim tidak bisa direalisasikan oleh Persib.

Menurur Pieter, Gomez sengaja menyebut Bali United karena ingin tinggal di Pulau Dewata yang terkenal akan keindahannya. Namun, hal ini dibantah Pieter Tanuri. Tidak hanya itu, Pieter juga menegaskan bahwa Bali United tidak akan merekrut Gomez, sekalipun mantan pelatih Johor Darul Takzim tersebut sudah tak terikat kontrak dengan Persib.

"Siapa sih yang tidak mau menetap d Bali? Sebagai klub profesional, tidak etis membajak pelatih lain. Kami juga tidak akan ambil Gomez. Dia bisa melakukan ini dengan Persib sekarang, besok kami bisa saja jadi korbannya" tuturnya.

Pieter sangat menyayangkan sikap Gomez yang sangat tidak profesional. Menurut dia, tidak seharusnya permasalahan internal klub dikaitkan dengan klub lain. "Dia etikanya enggak benar. Dia tidak bijaksana karena urusan internal di bawa ke luar," kata Pieter.

Pernyataan Gomez ini sempat memicu reaksi dari manajer Persib, Umuh Muchtar. Bahkan, Bali United pun menjadi sasaran kemarahan Umuh.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.