Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Biaya Bangun Kantor Baru Kecamatan Rp1,6 M

Nuki Nugraha/Apip Samlawi

Rabu, 30 Mei 2018 - 21:24 WIB

Foto: Nuki Nugraha/BC
Foto: Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - DANA APBD Cianjur yang terserap untuk membiayai pembangunan kantor baru Kecamatan Ciranjang mencapai Rp1,6 miliyar.

Informasi dihimpun pembangunan kantor tersebut berlangsung dalam dua tahap. Untuk tahap pertama pembangunan di laksanakan pada 2017 lalu, saat itu rekanan pelaksana adalah CV Mutiara Jaya. Nilai proyek Rp842.145.000, No SPK 602/152/SPMK-Kontruksi/BG/PUPR/2017, masa pelaksanaan selama 95 hari.

Memasuki tahun 2018, tahap II pembangunan kantor baru Kecamatan Ciranjang mulai dilaksanakan. Hingga saat ini diperkirakan pembangunan sudah berlangsung selama 3 bulan lamanya.

Sayang di lokasi belum terpasang papan proyek, sehingga tidak dapat diketahui berapa anggaran APBD yang diluncurkan untuk membiayai pembangunan tahap II tersebut, rekanan yang melaksanakan pekerjaan juga lamanya pengerjaan.

Diperoleh informasi dari salah seorang pekerja dilokasi, pekerjaan yang kini sedang berlangsung merupakan tahap II proyek kantor baru Kecamatan Ciranjang.

"Iya pa ini tahap ke II. Pengerjaan lebih ke pembangunan interior dalam gedung sama penyelesaian,"ujar Asep salah seorang pekerja saat ditemui di lokasi, belum lama ini.

Sementara itu Kepala Bidang Bagian Gedung, Wahyu Budi saat dikonfirmasi mengungkapkan pembangunan kantor baru Kecamatan Ciranjang yang sekarang ini merupakan pengerjaan tahap II. "Hasil lelang, rekanan yang melaksanakan proyek tersebut adalah CV Luhung. Nilai proyeknya itu sekitar Rp700 jutaan,"kata Budi kepada wartawan.

Disingung soal belum terpasangnya papan proyek di lokasi, peria yang akrab disapa Budi itu mengaku segera akan menyampaikannya kepada konsultan pengawas agar rekanan memasang kelengkapan papan proyek.

"Oh belum ada yah, nanti kita sampaikan ke konsultan pengawasnya,"imbuhnya.

Sebelumnya, pembangunan kantor baru Kecamatan Ciranjang yang saat ini tengah berlangsung mendapat sorotan publik.

Pasalnya, selain hasil pembangunannya dinilai kurang memuaskan, bahan yang digunakan diduga menyalahi bistek.

Pengamat pembangunan asal Ciranjang Erwin mengungkapkan, dugaan menyalahi bistek bisa dilihat dari hasil pengerjaan dinding tembok di setiap ruangan terlihat banyak retakan, matrial kayu yang dijadikan daun pintu dan daun jendela terkesan menggunakan kayu tidak berkelas dan masih basah sudah dibentuk dijadikan daun pintu dan jendela.

"Kalau itu dipaksakan bisa memuai, mengkerut hingga terjadi masalah atau akan mudah dimakan rayap,"ungkapnya kepada wartawan , kemarin.

Dengan adanya itu diharapkan kepada dinas intansi terkalit mohon segera turun kelapangan meninjaiu lokasi pembangunan Kantor Kecamatan Ciranjang.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cianjur Dedi Supriadi saat berkunjung melaksanakan monitoring pembangunan Kantor Kecamatan Ciranjang menilai pelaksanaan pembangun Kantor Kecamatan Ciranjang sudah sesuai dengan bistek.

Menurutnya, soal adanya retakan tembok dinding di berbagai ruangan, itu hanya sekadar retak rambut dan hal itu bisa diantisipasi, ditutup retakannya dengan bahan bangunan dempul tembok degan cara digosok yang nantinya akan hilang dengan sendirinya dan terlihat rapi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…