Sabtu, 18 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

1000 personel gabungan dikerahkan untuk amankan Ops Ketupat Lodaya 2018

Angga Purwanda

Kamis, 07 Juni 2018 - 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam
Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam
A A A

Beritacianjur.com - MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar, kepada wartawan, Kamis (7/6/2018).

Tresna mengungkapkan, instruksi agar layanan kesehatan buka secara optimal sudah dikeluarkan sejak beberapa hari lalu. Hal itu dilakukan untuk mendukung tim gabungan dari segi kesehatan. "Kan banyak kemungkinan pemudik kelelahan atau sakit, ketika tidak bisa ditangani oleh petugas di posko, tentunya puskesmas ini yang jadi salah satu rujukan pertama," kata Tresna.

Menurutnya, dari 45 puskesmas sebagian besar terutama yang di wilayah perkotaan dan jalur utama pemudik buka selama 24 jam. "Khusus yang dipelosok, buka seperti biasa saja, sesuai jam operasionalnya.Tapi yang di perlintasan, seperti Cipanas, Gekbrong, da Ciranjang, itu ditekankan buka terus untuk mengantisipasi adanya pemudik sakit, korban kecelakaan yang perlu mendapatkan pertolonga medis, atau lainnya," kata dia.

Tresna mengaku, pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah puskesmas di wilayah timur dan utara, untuk memastikan kesiapan puskesmas. Di samping, dia berslaturahmi denga tim kesehatan di setiap puskesmas.

Rencananya,selain saat memastikan kesiapan, saat memasuki musim mudik da arus balik, pemeriksaan oleh setiap kepala bidang di lingkungan Dinkes akan dilakukan. "Jadi di awal kami periksa kesiapannya, saat pelaksanaan pun dilakukan lagi kunjunga untuk memastikan pelayanan optimal. Baru setelahnya ada evaluasi. tapi untuk hasil pemeriksaan awal,sudah siap tidak ada kendala," katanya.

Tresna menambahka, selain optimalisasi puskesmas,Dinkesjuga menerjunkan petugas kesehatan yang ditempatkan di setiap posko mudik. "Jadi di setiap tingkatan kami sudah siapkan petugas kesehatan.Tentunya DInkes akan selalu siap untuk menghadapi mudik da arus balik,"pungkasnya.

Sebelumnya, seribuan personel gabungan siap mengamankan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2018 di Kabupaten Cianjur yang akan digelar mulai 8-25 Juni mendatang. Personel gabungan itu terdiri dari 605 personel Polres Cianjur, dan 395 personel dari TNI, Satpol PP, Dishub, dan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas).

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, SIK, MH, mengatakan, dalam operasi kemanusiaan itu personel yang bertugas agar mengedapankan upaya preventif yang bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Cianjur yang aman dan kondusif. "Seribuan peronel gabungan dari unsur TNI/Polri dan instansi serta ormas siap mengamankan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2018 di wilayah Kabupaten Cianjur," kata Soliyah.

Untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2018, jelas Soliyah, jajarannya telah membentuk beberapa satuan tugas (Satgas), diantaranya satgas Pengaturan, Pembinaan,Penjagaan dan Patroli (Turbinjali), satgas Keamanan, Keselamatan Ketertiban, dan Kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas), satgas Lidik Sidik, dan satgas Ban Ops.

"Tentunya segala upaya tersebut untuk mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan idul fitri dengan rasa aman, tentram, nyaman, dan damai," jelasnya.

Sementara itu untuk ketersediaan pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Pos Yan) di sepanjang ruas jalur mudik, Soliyah menyebutkan, Polres Cianjur menyiapkan 15 pospam dan enam pos pelayanan.

"Untuk pospam akan berdiri mulai dari Seger Alam (Ciloto, Puncak) hingga perbatasan Cianjur-Bandung Barat (Rest Area Haurwangi). Untuk pos pelayanan akan ditempatkan di sejumlah lokasi tujuan wisata, seperti Kota Bunga, Kebun Raya Cibodas (KRC), Taman Bunga Nusantara, Jangari/Pasir Jawa, Pantai Sindangbarang, dan Pantai Cidaun," bebernya.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy Setia Permana, menuturkan, untuk menciptakan pelaksanaan arus mudik hingga balik lebaran mendatang yang aman dan kondusif. Jajaran Satlantas Polres Cianjur mengedepankan upaya preventif dengan mengedepankan fungsi lantas dan sabhara.

"Kami juga terus memberikan bimbingan dan penyuluhan terhadap pengendara agar selalu menaati setiap perturan lalulintas, dan selalu disiplin serta taat dalam berlalulintas," tutur Rendy.

Rendy menyebutkan, untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di ruas jalur utama, mulai dari Puncak hingga Citarum yang berjarak 50,30 kilometer. Satlantas Polres Cianjur menyediakan dua jalur alterntif untuk tujuan Jakarta.

"Jalur alternatif Cianjur-Jakarta via Jonggol, pengendara akan melintasi Hypermart-Jalan Pramuka-Mande-Cikalongkulon-Cariu-Jonggol-Cileungsi-Tol Jagorawi dengan jarak tempuh 111 kilometer dan memakan waktu 3 jam 34 menit. Sementara untuk jalur alternatif Cianjur-Jakarta via Sukabumi, pengendara akan melintasi Hypermart-Warungkondang-Sukaraja-Sukabumi Kota-Cibadak-Tol Jagorawi dengan jaarak tempuh lebih jauh dibandingkan via Jonggol, yaitu 142 kilometer dan memakan waktu 4 jam 41 menit," jelasnya.

Selain itu, Rendy mengungkapkan ada beberapa titik ruas jalan yang rawan macet, rawan kecelakaan lalulintas, dan rawan bencana alam longsor di sepanjang jalur mudik Cianjur.

"Untuk titik rawan macet, seperti di Jalan Raya Puncak-Cianjur (Simpang Hanjawar), Simpang Kebun Raya Cibodas, Pasar Cipanas, dan Pasar Ciranjang. Titik rawan laka lantas, yaitu Jalan Raya Puncak, Kp Ciloto, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Jalan Raya Sukabumi, Kp Bangbayang, Desa bangbayaang, Kec Gekbrong, dan Jalan Raya Cikalongkulon-Jonggol, Kp Pasir Oray, Desa Mekargalih, Kecamatan Cikalongkulon."

"Untuk sejumlah titik rawan laka, kondisi jalan menurun dan menanjak, sebagian badan jalan rusak, penerangan terutama pada malam hari minim (kurang), minim rambu peringatan. Sementara untuk titik rawan longsor, berada di Jalan Raya Ciloto, Lembah Koi Cipanas, Puncak Pass, Kp Beunying, Sukaresmi, dan Kp Pinus, Cikalongkulon," beber Rendy.

Selain sejumlah titik atau lokasi rawan macet dan kecelakaan. Rendy menambahkan, pengendara juga agar memperhatikan sejumlah lokasi pasar tumpah yang sering terjadi penumpukan kendaraan, seperti Pasar Cipanas, Ramayana (Muka), Ciranjang, dan Gekbrong.(angga purwanda)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…