Selasa, 17 Oktober 2017 - Pukul 08:59

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Perbaikan Jalan Jadi 'Jualan' Paslon

Oleh: Putra Lugina Sukma - Selasa 08 September 2015 | 07:30 WIB

Perbaikan Jalan Jadi 'Jualan' Paslon

jalan rusak di cianjur/dok

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Cianjur 2015, program  perbaikan infrastruktur jalan seolah menjadi sebuah rebutan para calon peserta Pilakda. Pasalnya tidak dipungkiri, perbaikan infrastuktur saat ini memang menjadi salah satu yang diinginkan dan diidamkan masyarakat Cianjur.

 

Bahkan berdasarkan sumber data yang dilakukan beberapa survey,  yang paling banyak dibicarakan oleh masyarakat sekarang ini terkait perbaikan infrastuktur. Sehingga cukup pantas jika kondisi ini dimanfaatkan para pasangan calon untuk mendapatkan simpati dari para pemilih.

 

Seperti halnya diungkapkan calon wakil bupati no urut 2 Herman Suherman, perbaikan jalan dipastikan menjadi sebuah prioritas dalam masa jabatannya jika terpilih. Bahkan, ia mengaku memiliki banyak ide untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

 

“Banyak orang yang mengeluhkan perbaikan jalan, dari mulai masyarakat pedesaan sampai perkotaan. Melihat itu akhirnya, saya merasa ini harus menjadi prioritas utama,” Katanya.

 

Menurutnya, pembangunan dibidang infrastuktur perlu dilakukan secara besar-besaran, pasalnya ini perlu dilakukan untuk bisa menjawab kekesalan warga terhadap pemerintah.

 

“Dalam masa pemerintahan kami kedepan, kami akan berupaya menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 1500km dalam masa jabatan 5 tahun,” ungkapnya.

 

Terpisah, calon bupati no urut 3, Suranto mengaku dirinya memiliki banyak program tertentu dalam menyelesaikan masalah perbaikan infrastuktur ini. Bahkan, dia sesumbar apabila idenya tersebut digunakan, permasalahan infrastuktur bisa selesai dengan cepat.

 

“Ya, saya punya program memberikan 1 stum dan aspalnya ke setiap desa, jadi kalau sudah ada jalan yang bolong langsung bisa diperbaiki. Jadi jangan sampe nunggu besar dulu baru diperbaiki,”paparnya.

 

Menurut Suranto, dengan cara itu tentunya bisa menghemat pengeluaran APBD untuk pos pemeliharaan perbaikan infrastuktur  sehingga anggaran lebih dari alokasi perbaikan jalan bisa dipergunakan untuk bidang lain.

 

“Saya telah berencana dengan oky untuk menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang 1200km dalam 5 tahun kedepan,”paparnya.

 

Senada calon bupati no urut 1, Deni Sunarya alias mang Gawel menilai, alokasi perbaikan jalan telah menelan anggaran yang cukup besar namun tak pernah ada penyelesaiannya. Untuk itu Gawel mengaku dirinya memiliki beberapa program yang dinilai cukup efektif untuk mengatasi persoalan ini.

 

“Ya, intinya saya punya ide bagus untuk perbaikan jalan ini, sehingga, kalau nanti saya diberi amanat buat jadi bupati, baru saya akan lakukan apa yang menjadi ide saya.” Tuturnya.

 

Apabila nanti  terpilih, ia berencana akan melakukan perbaikan jalan kabupaten dan desa sepangjang 1000km. hal itu, tentunya dilakukan dengan melihat skala pendapatan yang masuk dalam APBD.

 

“Kita berbicara realita dilapangan. Saya memang sangat ingin memperbaiki infrastuktur jalan biar semuanya bagus. Tapi ini juga harus dilihat pendapatan yang masuk. Kecuali nanti bisa membangun itu bekerjasama dengan pihak swasta,” tandasnya (nuk)

Komentar