Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Warga Ciranjang Keracunan Masal di Acara Nikahan

Diduga Akibat Menyantap Hidangan Parasmanan

Apip Samlawi/Nuki Nugraha

Minggu, 01 Juli 2018 - 23:28 WIB

Foto: Apip Samlawi/BC
Foto: Apip Samlawi/BC
A A A

Beritacianjur.com - SEBANYAK 42 warga Desa/Kecamatan Ciranjang mengalami keracunan masal di acara pernikahan yang digelar salah seorang warga Kampung Curug RT 04/06, Desa/Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/6).

Diduga makanan parasmanan yang disajikan tuan rumah menjadi penyebabnya. Pasalnya, keracunan terjadi seusai tamu undangan menyantap hidangan parasmanan yang disajikan saat acara. Saat itu juga seluruh korban langsung dilarikan ke Puskesmas Ciranjang.

Informasi dihimpun, seusai menyantap makanan parasmanan itu, korban merasa mual ingin muntah dan buang air besar (BAB), hingga sekujur tubuh terasa lemas, lesu dan pusing di kepala.

Salah seorang korban keracunan makanan, Arni Rinjani (45) warga Kampung Curug RW 06 megungkapkan, dua jam setelah pulang dari hajatan kepalanya berasa pusing, mual-mual dan langsung muntah.

"Nga cuma itu, beberapa kali saya bolak balik buang air besar sampai terasa lemas. Saat itu juga saya langsung dibawa kesini (Puskesmas Ciranjang,red),"ungkap Arni saat ditemui di Puskesmas  Ciranjang, Sabtu (30/6).

Arni mengaku kaget, pasalnya setibanya di Puskesmas sudah banyak tetangga yang menderita sakit yang sama. Melihat itu baru sadar bahwa dirinya keracunan makanan dari hajatan pernikahan.

"Baru sadar keracunan itu pas lihat banyak tetangga juga yang dirawat disana,"imbuhnya.

Kepala Puskesmas Ciranjang, dr. Elfira Firdaus menerangkan, memang benar adanya bahwa pihak Puskesmas Ciranjang sedang menangani puluhan warga Kampung Curug, RT. 04/06, Desa Ciranjang yang menderita keracunan makanan.

"Beberapa diantaranya yang jadi korban anak usia dibawah umur,"kata Elfira.

Mulanya jelas Elfira, pasien keracunan makanan datang ke Puskesmas Ciranjang sejak Pukul, 16,00 Wib, dengan kondisi pusing, mual, muntah dan sering BB, diare. Selang beberapa menit memudian, penderita keracunan terus berdatangan, bahkan  hingga tempat tidur di Puskesmas penuh.

Tapi setelah ditangani dengan serius, korban yang sudah pulih penyakitnya diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya dengan dibekali obat secukupnya.

"Untuk korban yang Lansia dan anak usia dibawah umur juga korban lainnya yang kondisinya belum membaik terus dirawat, diagnosa diare dan dilakukan obserfasi di Puskesmas,"bebernya.

Perawatan intensif masih perlu dilakukan untuk anak usia dibawah umur dan Lansia, sebab jelas Elfira bila mereka menderita diare maka dihidrasinya cukup tinggi, lebih cepat kekurangan air didalam tubuhnya, maka menjadi perhatian penanganan pihaknya.

"Mereka tidak kita rujuk ke RSUD Cianjur soalnya masih bisa ditangani pihak Puskesmas,"ucapnya.

Elfira mengaku, pihaknya telah mengamankan bukti fisik makanan dari tempat hajatan dan muntah korban.

"Kita simpan di kulkas milik Puskesmas Ciranjang, nantinya akan dijadikan sempel untuk pemeriksaan lebih lanjut,"kata Elfira.

Sementara itu diperoleh informasi dari Polsek Ciranjang, dari ke 42 orang korban tersebut diantaranya 14 orang,  telah pulang dan 28 orang masih dirawat inap di Puskesmas DTP Ciranjang.

Kapolsek Ciranjang, Kompol Syafril Lubis, SH mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari para korban mereka mengalami gejala-gejala mual, pusing, muntah-muntah dan buang air besar setelah makan makanan yang telah dihidangkan dimeja prasmanan acara hajatan.

"Semua korban yang mengalami keracunan sudah ditangani secara medis di Puskesmas Ciranjang. Kejadian tersebut tidak ada korban yang meninggal dunia,"ujarnya.

Beberapa tindakan sudah dilakukan jajaran aparat Polsek Ciranjang, mulai dari  pengecekan dan Olah TKP, mengambil sempel makanan untuk di Cek secara medis di laboratorium, mendata korban keracunan dan melakukan koordinasi dengan para pihak yang berkepentingan.

Mengetahui kejadian tersebut Camat Ciranjang, Saepul Anwar langsung meninjau ke Puskesmas Ciranjang. Kepada awak media Saepul mengaku prihatin sekaligus terpukul dengan apa yang menimpa warganya.

Kendati begitu pihaknya bersyukur, warga yang menjadi korban segera bisa tertangani petugas medis di Puskesmas Ciranjang.

"Saya harap seluruh warga Desa Ciranjang, jangan terlalu khawatir dan panik atas kejadian tersebut, karena sudah bisa ditangani dengan cepat jajaran Puskesmas Ciranjang dan semoga saja seluruh korban bisa dipulangkan ke rumahnya,"ucapnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…