Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Tim Saber Pungli Cianjur Akan Usut Pungli Penerimaan Siswa Baru

Angga Purwanda

Selasa, 03 Juli 2018 - 22:51 WIB

Tim Saber Pungli Cianjur Akan Usut Pungli Penerimaan Siswa Baru
Tim Saber Pungli Cianjur Akan Usut Pungli Penerimaan Siswa Baru
A A A

Beritacianjur.com - AKSI pungutan liar (Pungli) yang masih terjadi dalam proses penerimaan siswa baru mulai dari tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Cianjur mendapat perhatian serius dari Tim Saber Pungli Kabupaten Cianjur.

Bahkan tim yang bergerak secara independen itu akan menurunkan jajarannya untuk  mendalami dan mencari bukti terkait pungli yang dilakukan oknum guru.

Tim deteksi akan dikerahkan untuk mengumpulkan bahan yang cukup kuat, terkait proses penerimaan siswa baru yang disalahgunakan.

Ketua Tim Saber Pungli Kompol Santiadji Kartasasmita mengatakan, terjadinya pungli di SDN Ibu Jenab I menjadi atensi dari tim. Sebenarnya tidak hanya di sekolah itu, atensi tim tertuju sejak tingkat SD-SMA.

Apalagi, sambung dia, sejauh ini informasi terkait penyimpangan dalam proses penerimaan siswa pun sudah banyak beredar. Sebab itu, Tim Saber Pungli harus lebih bergerak cepat.

"Sebelum Tim Ombudsman turun ke sini dalam rangka pengawasan. Saber Pungli akan lebih memantau dan mendalami kasus yang terjadi," kata Santiadji, yang juga menjabat Wakapolres Cianjur itu, kepada wartawan, Selasa (3/7/2018).

Santiadji sangat menyayangkan dengan kejadian pungutan yang merugikan orangtua siswa hingga puluhan juta rupiah itu. Karena, Tim Saber Pungli sudah mengingatkan jauh-jauh hari agar penyimpangan itu tidak terjadi.

Khususnya, kepada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur. Ia telah menegaskan, agar disdik tidak bermain-main dengan hal seperti itu dalam proses pendidikan.

"Tentunya, kasus ini akan diproses dan segera ditindak. Ini benar-benar menjadi atensi kami, dan kami juga tidak ingin kecolongan," ucapnya.

Santiadji menyebutkan, jajarannya akan memroses kasus dengan penegakan hukum yang tegas. Saat ini, ia akan menampung laporan, informasi, atau keterangan dari mana saja untuk mulai turun ke lapangan.

Menurut dia, adanya laporan atau informasi sudah menjadi dasar yang cukup untuk menindam dugaan penyalahgunaan itu. Besar harapan, bahwa keterlibatan tim dapat meminimalkan atau bahkan menghilangkan kasus serupa di seluruh lapisan masyarakat.

"Tim bukan mengharapkan penegakan hukum. Tapi, kami mengharapkan peringatan dan tindakan tim bisa membuat pihak-pihak yang biasa melakukan pelanggaran berhenti menyalahi aturan," pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur akan memanggil Kepala SD Negeri Ibu Jenab 1, terkait dengan adanya dugaan pungli yang dilakukan oknum guru terhadap orang tua murid yang nilainya ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Disdik Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, mengatakan pihaknya baru mengatahui adanya pungli yang dilakukan oknum guru SDN Ibu Jenab tersebut, akhir pekan lalau.

Sebab itu, pihaknya akan segera memangil kepala sekolah sebagai saksi. "Pasti kami akan panggil kepala sekolahnya, jika memang terbukti, kami akan kenakan saksi mulai dari sanksi lisan dan tertulis. Sedangkan oknum guru yang melakukan hal tersebut akan dikenakan sanksi tegas," kata Cecep, kepada wartawan, belum lama ini.

Cecep mengaku menyayangkan perbuatan kedua oknum guru yang akhirnya meresahkan orang tua murid yang sempat mengadukan nasibnya ke Kantor PWI Perwakilan Cianjur karena anak mereka tidak bisa mendaftar ke SMP negeri.

Punggutan liar yang dilakukan dua orang oknum guru itu, mencuat setelah puluhan orang tua murid yang sudah mengeluarkan uang mengetahui anak mereka tidak diterima di SMP negeri favorit yang diinginkan anaknya.

Meskipun mereka telah memenuhi permintaan oknum guru yang berdalih meminta tambahan biaya untuk lolos ke sekolah lanjutan yang dituju, namun hingga batas waktu anak mereka tetap tidak diterima.

Bahkan ketika puluhan orang tua menagih uang yang telah diserahkan, oknum guru tersebut hanya akan mengembalikan uang setelah dipotong operasional yang telah digunakan.

Reka (32), orang tua siswa yang anaknya tidak lolos masuk SMPN di Cianjur kota itu, mengatakan pihaknya mengeluarkan uang hingga Rp2 juta rupiah dengan jaminan anaknya dapat diterima disekolah yang diinginkan.

Namun hingga batas waktu yang ditentukan janji kedua oknum guru tersebut tidak terbukti, sehingga dia terpaksa mandaftarkan anaknya ke sekoilah swasta karena sebagian besar pendaftaran ke SMPN sudah ditutup.

"Ketika kami menuntut uang kembali, oknum guru tersebut melalui pesan singkat di ponsel berjanji akan mengembalikan namun tidak keseluruhan dengan dalih sudah terpakai untuk operasional," katanya.

Dia dan puluhan orang tua lainnya berharap pungutan liar di sekolah SDN Ibu Jenab I yang selama ini menjadi sekolah favorit tidak lagi terulang dan oknum guru yang bermain mendapatkan sanksi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…