Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Pemkab Cianjur Segera Luncurkan Kartu Identitas Anak (KIA)

Angga Purwanda

Rabu, 04 Juli 2018 - 22:08 WIB

Pemkab Cianjur Segera Luncurkan Kartu Identitas Anak (KIA)
Pemkab Cianjur Segera Luncurkan Kartu Identitas Anak (KIA)
A A A

Beritacianjur.com - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur mulai melakukan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu tersebut dinilai penting, karena akan menjadi identitas anak terutama mengantisipasi tindak kriminal sehingga pihak orangtua mulai diajak untuk membuatnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, Mochammad Ginanjar mengatakan, pencetakan dan pengadaan sudah mulai dilakukan. Setidaknya, ada 250.000 blangko KIA yang ditargetkan dapat dicetak seluruhnya di tahun ini.

"Sampai saat ini, lebih dari 671. 000 KIA yang harus diterbitkan. Peminatnya memang cukup tinggi, karena setiap hari ada saja yang datang. Jadi, diharapkan semua blangko juga terpakai tahun ini," kata Ginanjar, kepada wartawan, belum lama ini.

Ginanjar menuturkan, orangtua anak di usia 0-5 tahun dan 5 sampai di bawah 17 tahun menilai KIA atau KTP anak itu penting. Pasalnya, kapemilikian identitas sejak dini dinilai menjadi bentuk pengakuan dan perlindungan anak dari keluarga serta negara.

KIA juga menjadi upaya antisipasi atas terjadinya penelantaran anak, penculikan, hingga anak hilang. Proses identifikasi anak, dimungkinkan lebih mudah karena anak membawa identitas dan data mereka pun terekam di dinas terkait.

"Keperluan untuk pendaftaran rekening bank khusus anak juga memungkinkan dengan KIA. Pokoknya, orangtua memang kami arahkan untuk membuatnya," tuturnya.

Ginanjar mengatakan, bahkan anak yang baru membuat akte kelahiran pun diarahkan untuk mengajukan pembuatan KIA. Dengan demikian, proses pendataan dan pencetakan dapat segera dilakukan bersamaan.

Prosesnya pun terbilang mudah, pengajuan hanya membutuhkan akte kelahiran, kartu keluarga, dan kartu identitas orangtua. Ia mengungkapkan, disduk berusaha terus melakukan percepatan dengan harapan target pembuatan dapat ditambah lagi.

Ke depannya, KIA akan memiliki lebih banyak lagi fungsi. Disduk akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memberikan akses dan pelayanan bagi pemilik KIA.

"Kerjasama dengan toko buku atau lokasi wisata juga bakal dilakukan, jadi akan ada diskon bagi mereka yang memiliki KIA atau KTP anak. Dengan begitu program ini bisa sukses," ujar Ginanjar.

Sementara itu, meski sosialisasi KIA diakui telah dilakukan sejak tahun lalu setelah aturan Mendagri keluar, ternyata masih cukup banyak orangtua yang kurang mengetahui program tersebut.

Salah satu orangtua anak usia di bawah 17 tahun, Dinda Rendigariany (32) mengaku, belum banyak mengetahui program kartu identitas anak itu. Padahal, menurut dia program tersebut bagus untuk kalangan anak.

"Apalagi kalau tahu, KIA ini bisa menguntungkan anak karena mereka memiliki identitas yang jelas. Apalagi kalau akhirnya bisa digunakan untuk mengakses banyak fasilitas," ujar dia.

Menurut dia, seharusnya dinas dapat melakukan sosialisasi lebih gencar, jelas, dan tepat sasaran. Terlebih, KIA berkaitan dengan administrasi masyarakat.

Ia menyarankan, dinas dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk sosialisasi lanjutan. Media sosial, dianggap dapat menyebarkan informasi dengan efektif.

"Jangan lupa juga, untuk semakin memaksimalkan peran media untuk sosialisasi. Karena, tidak seluruh masyarakat mengakses informasi melalui internet," ucap dia.

Diharapkan, keinginan tersebut dapat menjadi perhatian lebih pihak dinas sebagai instansi penyelenggara. Hal itu bertujuan, agar setiap anak mendapat hak identitas mereka sejak dini. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…