Sabtu, 21 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Pemda Bakal Cetak 60 Hektar Sawah Baru

Nuki Nugraha

Minggu, 08 Juli 2018 - 22:47 WIB

Foto: Nuki Nugraha/BC
Foto: Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - CETAK sawah baru bakal dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Holtikultura.

Total luas lahan yang akan dicetak menjadi sawah baru direncanakan sekitar 60 hektar, dengan sumber dana dari Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Cianjur, Mohamad Sobur menjelaskan program cetak sawah baru ini nantinya akan menggandeng pihak TNI.

"Anggarannya mencapi Rp 1 miliyar lebih. Program ini pernah dilakukan pada 2016 lalu bersama TNI di daerah Cibinong dan Sindangbarang. Alhamdulillah program tersebut berhasil,"ujar Sobur saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (6/7) lalu.

Menanggapi soal pelaksanaannya, Sobur mengaku kegiatan cetak sawah baru seluas 60 hektar tersebut saat ini pelaksanaannya sudah berlangsung di dua lokasi yakhi wilayah Kecamatan Cidaun seluas 50 hektar dan sisanya 10 hektar di Kecamatan Campakmulya.

"Sekarang ini sudah mulai, bahkan sekitar 40 persen,"kata Sobur seraya menegaskan kegiatan cetak sawah baru ini merupakan program yang digagas Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar.

Disinggung soal cetak sawah baru yang wajib dilakukan beberapa perusahaan di Cianjur, kembali Sobur menegaskan kalau cetak sawah baru yang sekarang ini tengah dilaksanakan tersebut merupakan program Bupati.

"Kalau yang perusahaan mah itu beda lagi. Soal itu tetap jadi progres kita juga, bahkan kemarin Pa Sekda sama Pa Kadis ikut rapat soal ini di Jakarta. Intinya tidak kita diamkan,"tegasnya.

Sebelumnya, percetak sawah baru di wilayah  Kabupaten Cianjur akan dilakukan juga Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat. Total luas keseluruhan sawah baru direncanakan sekitar 50 Hektar, yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


"Itu sebagai bentuk pemanfaatan potensi daerah. Salah satunya memaksimalkan kegunaan air, sehingga tidak langsung terbuang ke laut atau ke sungai," ucapnya saat ditemui di Balai Pelatihan Pertanian (BPP), Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Selasa (3/7/2018).


Hendy menegaskan program itu berbeda dengan program percetakan sawah baru yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta tidak pula berkaitan dengan pergantian alih fungsi lahan sawah.


"Sepengetahuan Saya, Kabupaten Cianjur juga melaksanakan program yang sama dengan sumber dana APBD, luasnya sekitar 60 Hektar," tegasnya.


Hendy menerangkan pelaksanaan percetakan sawah baru dari Kementrian dilaksanakan oleh TNI, karena minimnya anggaran yang tersedia. Pasalnya jika dilaksanakan oleh pihak swasta pasti akan rugi.


"Dapat dipastikan jika pihak rekanan atau perusahaan swasta yang mengerjakan pasti tekor. Pertimbangan lainnya, ini merupakan tahun keempat kerjasama Kementerian dengan TNI dalam hal percetakan sawah baru," terangnya.


Seperti diketahui, lahan sawah produktif di Jawa Barat terancam terus menyusut setiap tahunnya, hal tersebut diakibatkan maraknya peralihan fungsi lahan yang terjadi di berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat.


Mengacu pada data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistika (BPS) Provinsi Jawa Barat, lahan sawah di seluruh kabupaten/kota di Jabar pada tahun 2009 seluas 937,373,00 hektare, 2010 seluas 930, 268,00, 2011 seluas 930,507,00, 2012 seluas 925,565,19, 2013 seluas 925, 042, 00, 2014 seluas 924.307.00, 2015 seluas 936.529, dan 2016 seluas 925.000. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/07/2018 07:00 WIB

Rancangan Perubahan RTRW Sarat Kepentingan

BELUM beres dengan persoalan sejumlah kasus dugaan korupsi di Cianjur, kini kembali muncul permasalahan baru yang juga menjadi sorotan tajam publik Cianjur. Ada apa lagi?

Bisnis Line 19/07/2018 21:31 WIB

Sentral Motor Gelar Program Kemerdekaan DP 1 Juta.

DALAM rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang, Sentral Motor mulai Kamis (19/7/2018) menggelar Program Kemerdekaan dengan DP satu juta rupiah hingga akhir Agustus 2018.…

Bisnis Line 19/07/2018 21:30 WIB

Bank Bjb Dirikan Bjb University Demi Terciptanya SDM Berkualitas

UNTUK menciptakan sumber daya manusia yang andal dan berkualitas, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk meresmikan bjb University, Rabu (18/7/2018) di Jalan Cikapundung, Kota Bandung.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:12 WIB

Pesantren Ideal Untuk Filter Penyebaran Hoax

PONDOK Pesantren (Pontren) menjadi tempat yang dinilai efektif untuk menekan dan mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoaks) di lingkungan masyarakat.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:09 WIB

PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Area Cianjur memaksimalkan upaya kemanusiaan untuk Enda Supriyadi (7) bocah yang tersengat listrik, dan kini menjalani pengobatan alternatif di wilayah Sukalarang, Kabupaten…

Cianjur Euy 19/07/2018 18:06 WIB

Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana

SATUAN Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Cianjur dalam beberapa bulan terakhir.

Aktualita 19/07/2018 07:00 WIB

Ini Deretan Dugaan Kasus Korupsi

BUKAN hanya Megaproyek Campaka, ternyata ada lebih dari tujuh kasus dugaan korupsi lainnya yang terjadi di Cianjur. Benarkah?

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

SMAN 1 Cianjur Diduga Labrak Permendikbud Soal PPDB

Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Cianjur menjadi perhatian karena sekolah memberlakukan aturan kontroversial.

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

Hari Terakhir Pendaftaran Bacaleg Banyak Berkas Harus Diperbaiki

HARI terakhir pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Cianjur, terdapat sejumlah temuan berkas yang harus segera diperbaiki. Beberapa temuan diketahui cukup mencolok sehingga berkas yang…

Aktualita 18/07/2018 07:00 WIB

Jawaban Eksekutif Dinilai Ngaco

SETELAH kejanggalan pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 dibongkar, kini jawaban eksekutif dianggap makin janggal. Benarkah?