Sabtu, 21 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Penyidik Periksa Kades dan Bendahara

Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan DD Cikondang

Nuki Nugraha

Minggu, 08 Juli 2018 - 22:49 WIB

Menunggu Giliran Pemeriksaan- Kepala Desa Cikondang, Amud Sarifudin didampingi pengacaranya sedang duduk di kursi depan ruang Unit II Polres Cianjur, menunggu gilirian diperiksa penyidik,Kamis (5/7). (Foto: Nuki Nugraha/BC)
Menunggu Giliran Pemeriksaan- Kepala Desa Cikondang, Amud Sarifudin didampingi pengacaranya sedang duduk di kursi depan ruang Unit II Polres Cianjur, menunggu gilirian diperiksa penyidik,Kamis (5/7). (Foto: Nuki Nugraha/BC)
A A A

Beritacianjur.com - PUBLIK Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung meminta aparat Kepolisian Resor (Polres) Cianjur mengusut tuntas kasus dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Cikondang tahun 2017.

Salah seorang warga Cikondang, Agus mengatakan kasus ini harus diusut sampai tuntas, supaya jelas ada tidaknya penyimpangan yang terjadi dalam pengelolaan dana desa Cikondang dibawah kepemimpinan Kepala Desa Amud Sarifudin.

Saat ini sambung Agus, masyarakat Cikondang tengah menanti sejauhmana tindaklanjut aparat menangani pelaporan dari warga atas terjadinya dugaan penyimpangan tersebut.

"Kasus ini mendapat perhatian dari warga Cikondang. Banyak yang menanyakan bagaimana kelanjutan penangan kasus ini, soalnya setahu saya pelaporannya sudah cukup lama,"ujar Agus kepada Berita Cianjur, Minggu (8/7).

Sebelumnya, Kepala Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, AmudĀ  Sarifudin bersama bendahara, Nurvelia Agustin datang memenuhi panggilan penyidik Polres, Kamis (5/7).
Kedatangan mereka ke kantor Kepolisian Resor (Polres) Cianjur untuk dimintai keterangan penyidik unit II Tipikor, terkait dugaan penyimpangan dana desa (DD) anggaran tahun 2017.

Surat pemanggilan Kepala Desa Cikondang, Amud Sarifudin bernomor B/575/VII/Res.3.1/2018/Sat. Sedangan surat pemanggilan untuk bendahara desa, Nurvelia Agustin bernomor B/576/VII/Res.3.1/2018/Sat.

Saat ditemui wartawan sekitar pukul 14.00 Wib di depan ruang Unit II Tipikor Polres Cianjur, Kades Amud yang mengenakan baju batik berwarna biru tua tampak didampingi pengacaranya.

"Ini panggilan soal penggunaan DD tahun 2017. Iya saya dipanggil sama bendahara. Sekarang bendaharanya sedang diperiksa,"ujar Amud dengan nada terbata bata.

Sementara itu salah seorang penyidik unit II Tipikor Polres Cianjur saat dikonfirmasi terkait ini enggan memberikan komentarnya.

"Jangan ke kita Kang. Coba langsung ke pa Kasat Reskrim atau pa KBO,"ujarnya.

Pemanggilan Kades Cikondang, Amud Sarifudin oleh aparat Polres Cianjur menyusul adanya laporan dari warga.

Diketahui aduan warga kepada aparat yaitu terkait soal adanya dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2017 yang dilakukan Kades. Selain ke Polres Cianjur, suarat aduan oleh pelapor ditembuskan juga ke Camat Bojongpicung.

Camat Bojongpicung, Pudjo Nugroho saat dikonfirmasi terkait ini tidak menampik soal adanya surat aduan dari warga Desa Cikondang terkait dugaan penyimpangan DD yang dilakukan Kades.

"Iya ada, yang dilaporkan soal dugaan penyimpangan DD untuk pembangunan infrastruktur Tembok Penyangga Tanah (TPT),"ujar Pudjo saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Menanggapai surat aduan tersebut, Pudjo mengungkapkan persoalan yang diadukan oleh warga sebenarnya sudah ditindaklanjuti langsung oleh Kades, termasuk soal adanya kekurangan volume pekerjaan pada saat pembangunan.

"Dari hasil monitoring kami, Kades sudah menindaklanjuti apa yang diadukan tersebut. Kalaupun masih ada persoalan itu biasanya ditangani Inspektorat Daerah (Irda),"ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Cikondang, Amud saat dikonfirmasi soal pelaporan dirinya ke aparat, mengaku sangat menyayangkan langkah yang sudah dilakukan warganya tersebut.

"Duh ku teungteuingeun we eta anu ngalaporkeun teh, padahalmah naon atuh da Kang. Tinggal we bumi ge mung kitu ayana,"ujar Amud dengan logat Sundanya sambil menunjukan mimik muka sedih saat ditemui wartawan.

Terkit soal pengelolaan DD, Amud mengaku semua pelaksanaan pembangunan sejauh ini sudah dikerjakan sebagaimana ketentuan. Begitu juga tindaklanjut hasil monitoring evaluasi yang dilakukan Kecamatan.

"Yang diadukan itu soal pembangunan jalan, TPT dan bangunan PAUD,"ungkapbya.

Menurutnya, kalau memang ada penyimpangan pada pengelolaan DD, kemungkinan besar pencairan DD tahap dua tidak akan cair.

"Kan syarat pencairan DD tahap dua itu SPJ yang tahap pertama harus beres. Jadi naon nu matak disoalkeun,"kilahnya seraya mengungkapkan jika yang melaporkan dirinya adalah orang yang sama yang melaporkan tahun 2014 lalu. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/07/2018 07:00 WIB

Rancangan Perubahan RTRW Sarat Kepentingan

BELUM beres dengan persoalan sejumlah kasus dugaan korupsi di Cianjur, kini kembali muncul permasalahan baru yang juga menjadi sorotan tajam publik Cianjur. Ada apa lagi?

Bisnis Line 19/07/2018 21:31 WIB

Sentral Motor Gelar Program Kemerdekaan DP 1 Juta.

DALAM rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang, Sentral Motor mulai Kamis (19/7/2018) menggelar Program Kemerdekaan dengan DP satu juta rupiah hingga akhir Agustus 2018.…

Bisnis Line 19/07/2018 21:30 WIB

Bank Bjb Dirikan Bjb University Demi Terciptanya SDM Berkualitas

UNTUK menciptakan sumber daya manusia yang andal dan berkualitas, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk meresmikan bjb University, Rabu (18/7/2018) di Jalan Cikapundung, Kota Bandung.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:12 WIB

Pesantren Ideal Untuk Filter Penyebaran Hoax

PONDOK Pesantren (Pontren) menjadi tempat yang dinilai efektif untuk menekan dan mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoaks) di lingkungan masyarakat.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:09 WIB

PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Area Cianjur memaksimalkan upaya kemanusiaan untuk Enda Supriyadi (7) bocah yang tersengat listrik, dan kini menjalani pengobatan alternatif di wilayah Sukalarang, Kabupaten…

Cianjur Euy 19/07/2018 18:06 WIB

Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana

SATUAN Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Cianjur dalam beberapa bulan terakhir.

Aktualita 19/07/2018 07:00 WIB

Ini Deretan Dugaan Kasus Korupsi

BUKAN hanya Megaproyek Campaka, ternyata ada lebih dari tujuh kasus dugaan korupsi lainnya yang terjadi di Cianjur. Benarkah?

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

SMAN 1 Cianjur Diduga Labrak Permendikbud Soal PPDB

Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Cianjur menjadi perhatian karena sekolah memberlakukan aturan kontroversial.

Cianjur Euy 18/07/2018 19:26 WIB

Hari Terakhir Pendaftaran Bacaleg Banyak Berkas Harus Diperbaiki

HARI terakhir pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Cianjur, terdapat sejumlah temuan berkas yang harus segera diperbaiki. Beberapa temuan diketahui cukup mencolok sehingga berkas yang…

Aktualita 18/07/2018 07:00 WIB

Jawaban Eksekutif Dinilai Ngaco

SETELAH kejanggalan pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 dibongkar, kini jawaban eksekutif dianggap makin janggal. Benarkah?