Sabtu, 21 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Awalnya Pemindahan Ibu Kota, Sekarang Berkilah Hanya Pelayanan, Ada Apa?

Gie

Selasa, 10 Juli 2018 - 06:55 WIB

BUKTI: Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar saat memberikan statement di Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. Irvan menyebutkan bahwa Megaproyek Campaka diperuntukkan pemindahan pusat pemerintahan.(scrshoot ant)
BUKTI: Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar saat memberikan statement di Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. Irvan menyebutkan bahwa Megaproyek Campaka diperuntukkan pemindahan pusat pemerintahan.(scrshoot ant)
A A A

Beritacianjur.com - PENJELASAN sejumlah pejabat Pemkab Cianjur terkait Megaproyek Campaka dianggap tak jelas. Ketika di awal munculnya disebut-sebut sebagai pemindahan ibu kota, namun sekarang semuanya berkilah bahwa hal tersebut hanya sekadar pembangunan atau peningkatan pelayanan pemerintahan.

Penjelasan yang dianggap tak jelas tersebut salah satunya diucapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur, Aban Subandi, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, pembangunan di Campaka hanya sekadar pelayanan dan bukan pemindahan pusat pemerintahan.

“Sanes pemindahan pusat pemerintahan, itu mah hanya pelayanan,“ ujar Aban kepada Berita Cianjur.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Cianjur People Movement, Ahmad Anwar menegaskan, penjelasan tak jelas mengindikasikan bahwa sejumlah pejabat Pemkab Cianjur termasuk Sekda dan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, tengah mengubah opini atau menutup-nutupi kesalahan pada Megaproyek Campaka.

“Sejak awal muncul, saya selalu memantau perkembangan Megaproyek Campaka. Pada tahun 2016 sampai 2017, bupati sendiri yang selalu memberikan statement di sejumlah media, bahwa itu memang pemindahan ibu kota atau pemindahan pusat pemerintahan. Lalu kepana sekarang semuanya bilang kalau itu hanya sekadar pelayanan?“ ujar pria yang karib disapa Ebes kepada Berita Cianjur, Senin (9/7/2018).

Berdasarkan pengamatannya, pejelasan tak jelas dimulai sejak sejumlah kalangan masyarakat terutama media mencium berbagai kejanggalan pada Megaproyek Campaka.

“Saya ingat betul, penjelasan awal atau opininya itu ya pemindahan ibu kota. Namun setelah terkendala perizinan dan setelah diketahui bahwa Megaproyek Campaka terancam batal demi hukum karena rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Cianjur belum diubah, opininya pun ikut diubah,“ ungkapnya.

“Secara aturan sudah jelas kok, kalau RTRW-nya belum diubah, Megaproyek Campaka itu ya melanggar aturan. Kalaupun toh saat ini Pemkab Cianjur tengah berupaya mengubahnya, ini tetap janggal. Masa pembangunan dulu dilakukan baru aturannya dipersiapkan,“ sambung dia.

Ebes menegaskan, bukti bahwa Bupati Cianjur selalu menyebutkan bahwa Megaproyek Campaka adalah kebijakannya untuk pemindahan ibu kota atau pemindahan pusat pemerintahan, bisa dilihat di berbagai pemberitaan media pada tahun 2016 dan 2017.

“Bisa dicek di berbagai media online atau media cetak edisi tahun 2016 sampai 2017. Semuanya jelas disebutkan bahwa ini pemindahan pusat pemerintahan. Intinya, dugaan pelanggaran pada Megaproyek Campaka ini sudah sangat kuat, maka harus diungkap,“ pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 19/07/2018 21:35 WIB

Harga Map Pengurusan Adminduk Disoal Warga

PENGURUSAN administrasi penduduk (adminduk) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur seluruhnya gratis. Namun, beberapa hari ini, masyarakat yang mengurus adminduk mempertanyakan…

Cianjur Euy 19/07/2018 21:34 WIB

Masyarakat Cibiuk Datangi DPMPTSP

PULUHAN masyarakat Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang mendatangi kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kamis (19/7).

Cianjur Euy 19/07/2018 21:33 WIB

9 Pemuda Terampil Siap Bangun Perkonomian Desa

SEDIKITNYA 12 pemuda desa diberangkatkan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Haurwangi, Kabupaten Cianjur mengikuti pendidikan keterampilan di kota Bekasi. Mereka diberangkatkan TKSK sekitar 4 bulan…

Bisnis Line 19/07/2018 21:31 WIB

Sentral Motor Gelar Program Kemerdekaan DP 1 Juta.

DALAM rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang, Sentral Motor mulai Kamis (19/7/2018) menggelar Program Kemerdekaan dengan DP satu juta rupiah hingga akhir Agustus 2018.…

Bisnis Line 19/07/2018 21:30 WIB

Bank Bjb Dirikan Bjb University Demi Terciptanya SDM Berkualitas

UNTUK menciptakan sumber daya manusia yang andal dan berkualitas, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk meresmikan bjb University, Rabu (18/7/2018) di Jalan Cikapundung, Kota Bandung.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:23 WIB

Ratusan Hektar Sawah di Cibeber Alami Kekeringan

RATUSAN hektar lahan sawah di Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber kekeringan akibat terdampak kemarau panjang.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:20 WIB

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup

MENGANTISIPASI kerusakan vegetasi karena kekeringan akibat musim kemarau. Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango akan ditutup pada pertengahan Agustus mendatang.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:12 WIB

Pesantren Ideal Untuk Filter Penyebaran Hoax

PONDOK Pesantren (Pontren) menjadi tempat yang dinilai efektif untuk menekan dan mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoaks) di lingkungan masyarakat.

Cianjur Euy 19/07/2018 18:09 WIB

PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Area Cianjur memaksimalkan upaya kemanusiaan untuk Enda Supriyadi (7) bocah yang tersengat listrik, dan kini menjalani pengobatan alternatif di wilayah Sukalarang, Kabupaten…

Cianjur Euy 19/07/2018 18:06 WIB

Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana

SATUAN Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Cianjur dalam beberapa bulan terakhir.