Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Korupsi di Cianjur Aman?

Kajari: Setiap Data Pelaporan Akan Ditindaklanjuti

Nuki

Senin, 16 Juli 2018 - 07:00 WIB

Karikatur:nandang s/BC
Karikatur:nandang s/BC
A A A

**Kado Hari Jadi Cianjur ke-341

Beritacianjur.com - KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.

Ya, empat kata tersebut dilontarkan Ketua Cianjur People Movement (Cepot), Ahmad Anwar. Menurutnya, pernyataannya itu merupakan sebuah gambaran situasi dan keadaan Cianjur dilihat dari sisi penegakkan hukum.

Meskipun beragam kasus dugaan korupsi di tubuh pemerintahan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar banyak ditemukan, sambung dia, namun kondisinya tetap aman, tertib dan kondusif.

“Terus terang Kang, saya heran kenapa di sini (Cianjur, red) kaitan soal kasus yang merugikan uang negara minim penindakan. Aparat Penegak Hukum (APH) di sini kurang proaktif menangani kasus korupsi di Cianjur, khususnya di lingkungan Pemkab Cianjur. Padahal, bukti indikasi korupsinya sudah gamblang dan jelas,” ujar pria yang karib disapa Ebes, saat ditemui wartawan di salah satu tempat ngopi di Jalan Raya Abdullah Bin Nuh, Kamis (12/7/2018) lalu.

Ebes mengaku semakin yakin dengan sebutan ‘Cianjur Negeri yang Diberkati dan Terlindungi’. Bukan tanpa alasan mengapa dirinya meyakini sebutan itu bukan sekadar isapan jempol semata. Salah satu sudut pandang yang membuatnya yakin, tegas Ebes, yaitu dilihat dari kacamata penegakan hukum di Kabupaten Cianjur.

“Bukan satu atau dua kasus dugaan korupsi yang sudah dilaporkan para aktivis di Cianjur kepada aparat penegak hukum (APH). Malah tak cuma APH di tingkat lokalan, tapi sampai pusat, Mabes Polri, Kejaksaan Agung termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasilnya, alhamdulillah Kang, sampai sekarang Cianjur tetap kondusif, aman dan tertib dari jangkauan APH,” terang Ebes dengan nada nyinyir.

Menurutnya, aksi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK ataupun Saber Pungli boleh jadi momok menakutkan bagi pemerintahan di daerah lain, tapi sepertinya tidak buat Cianjur.

“Aksi OTT mungkin bisa di daerah lain, tapi buat Cianjur mah nothing ah, soalnya di sini mah lebih ‘syantik’ Kang. Ibaratnya, kalau nyolong ayam bisa cepat kena tangkap, tapi kalau ayam jago nyolong mah, ampun dah,” kata Ebes yang khas dengan gaya sentilan humornya.

Ebes menyebutkan sederet kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Cianjur yang terpantau timnya antara lain, kasus dugaan korupsi dana BOS di Dinas Pendidikan, di bidang kesehatan yakni kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Cianjur.

Di Dinas Pertanian, Perkebunan, Tanaman Pangan dan Holtikultura, yaitu kasus dugaan korupsi pengadaan kelapa gading; di Dinas Perpajakan Daerah atau sekarang Badan Pendapatan Daerah yaitu kasus dugaan korupsi penerimaan pajak penerangan jalan umum (PPJU).

“Nah kalau kasus yang ini mah boleh jadi biangnya Kang. Adanya di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) yaitu soal kasus Megaproyek Campaka. Tapi khusus Megaproyek Campaka, jika diselidiki, masih banyak kejanggalan dan pelanggarannya. Karena pembangunannya juga sudah jelas melanggar Undang-Undang,” bebernya.

Ebes menginformasikan, dari sederet kasus dugaan korupsi yang disebutkannya itu beberapa di antaranya sudah masuk ke meja penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Cianjur. Namun hingga kini belum nampak sebuah titik terang, bagaimana dan sejauh mana penanganan kasusnya.

“Ya, beberapa kasus sudah dilaporkan. Kasus dugaan korupsi pengadaan buku rapor siswa, kasus dugaan korupsi Alkes di RSUD Cianjur, kasus dugaan korupsi pengadaan kelapa gading. Khusus untuk kasus dugaan korupsi Megaproyek Campaka, penanganannya justru dilakukan langsung pihak kepolisian, bukan karena adanya laporan resmi dari masyarakat,” sebutnya.

“Sekarang Cianjur lagi berulang tahun. Upacara peringatan Hari Jadi Cianjur ke-341 digelar Kamis (12/7/2018). Kalau ditanya kadonya buat pemerintahan, ya itu tadi, korupsi di Cianjur aman,“ sambung Ebes sambil tertawa.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Heru Widarmoko saat dimintai tangapannya tampak terlihat gusar mendengar pernyataan tersebut. Ia meminta agar masyarakat untuk tidak mengedepankan opini. 

Orang nomor satu di lingkungan Kejaksaan Negeri Cianjur itu menegaskan, pihaknya siap menindaklanjuti data yang dilaporkan ke Kajaksaan Cianjur.

“Jangan beropini, bermain politik, pokoknya setiap ada data laporan akan kita tindaklanjuti,” tegas Heru saat ditemui di halaman kantor DPRD Cianjur, seusai mengikuti sidang paripurna Hari Jadi Cianjur ke 341.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…