Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Kasus Galian C Pasir Lemu Ditangani Polres

Apip Samlawi

Selasa, 17 Juli 2018 - 21:29 WIB

Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
A A A

Beritacianjur.com - KASUS tewasnya operator alat berat di lokasi galian C Kampung Pasir Lemu, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur ditangani aparat Polres Cianjur.

Hal tersebut dikatakan Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaludin saat di konfirmasi wartawan terkait tindaklanjut aparat kaitan kasus tersebut.

"Soal kasus itu sudah ditangani langsung reskrim Polres Cianjur Kang, coba ke Polres saja lebih jelasnya,"ujar Agus saat dihubungi wartawan, Selasa (17/7).

Sayang, Kepala Satuan Reskrim Cianjur, Asep Agustoni saat akan dikonfirmasi kaitan ini sedang tidak berada di tempat. Menurut petugas di kantornya yang bersangkutan sedang tugas ke luar kota.

"Bapa sedang ada tugas ke Bandung,"ujar salah seorang petugas.

Sebelumnya, satu orang operator alat berat tewas tertimbun material batu, pasir dan tanah di lokasi galian C Kampung Pasir Lemu RT, 02 /05, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Minggu 16/07 sekira pukul 11,15 Wib saat sedang melakukan penggalian di lokasi.

Sayang nama dan identitas  dua orang oprator Beko termasuk korban tidak ada yang mengetahinya secara jelas, seakan kejadian tersebut diisolasi.  
Informasi yang dapat dihimpun dilokasi kejadian, dua beko  sedang beroperasi melakukan penggalian, tiba tiba tebing galian C setinggi 10 meter dan lebar 20 meter, mendadak  ambruk,  hingga seluruh matrialnya menutupi dua beko. Satu orang operator Beko tewas ditempat dan satu orang lainnnya selamat karena keburu meloncat.

Setelah korban selesai dievakuwasi, langsung dibawa ke RSUD Cianjur, guna pemeriksaan lebih lanjut. Kasus tersebut langsung ditangani pihak Polsek Karangtengah.

Sementara itu, Kaur Kesra Desa Sukajadi, saat ditemui di ruang kerjanya, 17/07, Nanang Rahmat (45) menerangkan, memeng benar adanya bahwa di galian C Kampung Pasir Lemu RT 02 /05, Desa Sukajadi, kemarin telah terjdi logsong, ambruk yang seluruh matrialnya menimpa dua beko dan mengakibatkan satu orang oprator tewas di tempat, karena tertutup matrial batu, pasir dan tanah, satu orang oprator  lainya selamat.

Namun sayang saat ditanya nama dan identitas korban, Nanang mengaku tidak mengetahuinya.  "Kalau nama dua orang  operator Beko benar tidak tahu nama dan alamatya, karena saat datang melihat kejadian ke TKP sore hari dan proses evakuasi korban sudah selesai dan tidak sempat bertanya apa-apa," kilah Nanang pada wartawan.

Selain itu, Nanang menambahkan, kejadian tersebut, sekarang ditangani pihak Polsek Karangtengah, sedangkan korban kemarin juga langsung dibawa ke RSUD Cianjur, guna pemeriksaan lebih lanjut, tambah Nanang.

Dilain pihak, Sekuriti Calian C Kampung Pasir Lemu, saat ditemui di lokasi galian C, Senin 17/07 sekitar pukul 14, 00,Wib, Dede (30) menjelaskan, memang benar adanya bahwa kemarin ada kejadian, dua Beko tertutup matrial batu, pasir dan tanah yang mengakibatkan satu orang oprator beko tewas seketika.

Mengenai nama dan identitas oprator yang tewas maupun yang selamat, sama sekali tidak mengetahuinya dan menyarakan untuk menghubungi humas perusahaan.

"Maaf pak nama, identitas korban tidak tahu, karena saat kejadian bukan saat saya tugas, untuk lebih mendetailnya silahkan hubungi aja bagian Humas Galian C,"  kilah Dede kepada awak media. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…