Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana

Kelimanya Merupakan Pelaku Penipuan Investasi Bodong, TPPO, dan Curanmor

Angga Purwanda

Kamis, 19 Juli 2018 - 18:06 WIB

Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana
Satreskrim Polres Cianjur Tangkap Lima Pelaku Tindak Pidana
A A A

Beritacianjur.com - SATUAN Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Cianjur dalam beberapa bulan terakhir.

Selain itu, Satreskrim juga dapat menangkap sedikitnya lima orang pelaku, di antaranya satu orang pelaku penipuan investasi, dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), dan dua orang pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Pengungkapan ketiga tindak pidana itu berawal dari informasi dan laporan masyarakat yang diterima Satreskrim Polres Cianjur.

Wakapolres Cianjur, Kompol Santiadji Kartasasmita, mengatakan, pengungkapan sejumlah kasus tindak pidana itu merupakan hasil dari Operasi Libas Lodaya 2018 yang digelar serentak di seluruh Indonesia sejak 10 Juli hingga 19 Juli 2018.

Santiadji mengungkapkan, untuk kasus penipuan investasi. Jajarannya berhasil mengamankan satu orang pelaku, berinisial AP (23).

Nilai kerugian dari sejumlah korban yang sudah kena tipu daya remaja putri itu mencapai sekitar Rp1 miliar.

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi penipuan investasi bodong itu awalnya dilakukan pelaku media sosial.

"Pelaku mengajak warganet menginvestasikan dananya untuk modal pengembangan usaha. Iming-imingnya, dari setiap hasil penjualan, para investor akan mendapatkan keuntungan sebesar 20 persen per bulan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar," jelas Santiadji, didampingi Kasatreskrim AKP Achmad Gunawan, kepada wartawan.

Kasus penipuan investasi bodong itu, ungkap Santiadji, berawal saat sejumlah investor yang merupakan korban berupaya menanyakan kepada pelaku. Namun mereka tak mendapatkan penjelasan pasti. Hingga akhirnya mereka melaporkan ke polisi.

"Modusnya menawarkan bisnis melalui investasi hijab. Pelakunya berinisial AP membuat bentuk perjanjian investasi. Setiap investor diiming-iming mendapatkan keuntungan sebesar 20 persen per bulan dari nilai investasi," ungkapnya.

Jumlah korban berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka mencapai hampir 100 orang. Namun polisi hanya menindaklanjuti laporan yang masuk ke polsek maupun polres.

"Korban yang sudah melapor ke polsek dan polsek sekitar 15 orang. Tapi dari BAP (berita acara pemeriksaan), tersangka sudah merekrut kurang lebih hampir 100 investor," ujarnya.

Aksi pelaku sudah berlangsung kurang dari satu tahun. Nilai kerugian satu orang korban bervariasi.

"Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya tak menutup kemungkinan ada pelaku lainnya yang merupakan jaringan. Untuk pelaku  dijerat pasal 378 KUHPidana dan pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan dan penipuan. Ancaman hukumannnya empat tahun kurungan," katanya.

Untuk kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), lanjut Santiadji, jajarannya berhasil mengamankan dua orang pelaku.

Kedua orang pelaku TPPO itu, yaitu A (35), dan H (58) ditangkap saat keduanya melakukan perjalan menuju salah satu agen di Jakarta.

Kedua pelaku TPPO itu, sambung dia, ditangkap saat keduanya akan mengantarkan dua orang korban perdagangan manusia.

"Untuk pelaku TPPO ditangkap di Jalan Raya Cikalongkulon, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalongkulon. Dari tangan tersangka, kami mengamankan 2 buah paspor milik korban, 1 unit mobil, dua buah telepon seluler, dan STNK," ucapnya.

Sesuai Peraturan Menaker Nomor 260/2015 dengan tegas disebutkan adanya pelarangan untuk pemberangkatan TKI perseorangan ke 19 kawasan negara di Timur Tengah.

“Kedua tersangka kami jerat dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPP0) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ucap dia.

Sementara untuk kasus curanmor, lanjut Santiadji, jajarannya menangkap dua orang pelaku dan mengamankan delapan unit sepeda motor yang merupakan hasil kejahatan tersangka.

"Kedua tersangka menjalankan aksinya dengan cara mencuri kendaraan bermotor yang terparkir di tempat umum ataupun di dalam rumah korban," kata Santiadji.

Santiadji menambahkan, kedua pelaku curanmor dijerat dengan KUHPidana pasal 363 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

"Kami imbau masyarakat untuk tidak segan dan cepat melaporkan setiap melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas di lingkungannya. Kami akan tindak tegas setiap pelaku kejahatan yang menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…