Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik

Angga Purwanda

Kamis, 19 Juli 2018 - 18:09 WIB

PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik
PLN Upayakan yang Terbaik untuk Bocah Korban Tersengat Listrik
A A A

Beritacianjur.com - PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Area Cianjur memaksimalkan upaya kemanusiaan untuk Enda Supriyadi (7) bocah yang tersengat listrik, dan kini menjalani pengobatan alternatif di wilayah Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi PLN Area Cianjur, Agung Wicaksono mengatakan, pihak PLN Rayon Cianjur Kota langsung mendatangi korban dan keluarga yang sempat dirawat di rumah sakit.

"Kami langsung menjenguk korban dan memberi santunan kemanusiaan di rumah sakit kepada keluarga korban," ujar Agung, kepada wartawan, Kamis (19/7/2018).

Agung mengatakan pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut akibat kecelakaan yang terjadi.

Menurutnya, setelah kejadian pun pihak PLN langsung melakukan pencegahan lebih lanjut di lapangan. Ia menjelaskan konstruksi  kabel mengalirkan saluran udara tegangan menengah (SUTM) bukan saluran udara ekstra tinggi (SUTET) seperti yang diberitakan.

"Tiang dan kabel sudah sesuai standar, hanya saja ada bangunan yang ditinggikan sehingga posisinya mendekati jaringan listrik yang sudah ada," kata Agung.

Agung mengatakan pihak PLN sudah beberapa kali mendatangi pihak korban dan membujuk agar Enda diobati secara medis akan tetapi, keluarga menginginkan pengobatan secara alternatif. Pihak PLN pun sempat menawarkan perawatan kesehatan dengan BPJS kepada keluarga Enda.

"Sejak keluarga membawa Enda ke alternatif,  kami beberapa kali menjenguk ke Sukalarang, selama ini komunikasi sudah berjalan baik dengan keluarga," kata Agung.

Agung mengatakan, pihaknya secara intern berkomunikasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan berinisiatif untuk memberi santunan kepada keluarga Enda. "Besarnya seperti yang terungkap di audiensi kemarin Rp 25 juta, itu dari Yayasan Baitul Maal yang bersumber dari sumbangan para pegawai, hal lainnya untuk membantu keluarga juga sudah kami rencanakan termasuk opsi mempekerjakan ayah korban di mitra kerja PLN sehingga mampu menjamin kesejahteraan keluarga lebih baik lagi di masa depan," kata Agung.

Selain memberikan uang tunai Rp 25 juta, PLN juga berencana memberi bantuan sebesar Rp 1 juta per bulan kepada keluarga Enda sesuai dengan keadaan dan kemampuan YBM PLN.

"Intinya kami mencari solusi terbaik penyelesaian masalah secara kekeluargaan," ujar Agung.

Hal senada dikatakan Manajer PLN Area Cianjur, Rahmi Handayani, yang mengedepankan sisi kemanusiaan dan musyawarah dalam setiap kunjungan kepada keluarga korban.

"Kami akan berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan mengedepankan sisi kemanusiaan, kami berharap semua pihak dapat mendukung upaya penyelesaian masalah," katanya.

Supervisor Humas dan Protokol PLN Distribusi Jawa Barat, Octoyura, sudah menerima laporan adanya kejadian anak yang tersengat listrik. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN Area Cianjur mengenai hal tersebut.

"Jajaran kami jauh hari selalu melaksanakan sosialisasi tentang bahaya listrik serta himbauan kepada masyarakat tentang keselamatan ketenagalistrikan , jadi kami sudah melakukan tindakan preventif sesuai dengan aturan yang ada," katanya.

Octo juga mengimbau peran aktif warga untuk melapor jika ada gangguan terkait jaringan yang dirasa mengganggu atau berbahaya bagi warga dan agar masyarakat yang membangun rumah atau apa saja yang berdekatan dengan instalasi tegangan PLN agar melaporkannya kepada PLN sehingga bisa diambil langkah-langkah pencegahan.

"Kami menunggu peran aktif warga jika menemukan gangguan jaringan atau hal lain terkait PLN yang membahayakan warga, segera hubungi PLN di nomor layanan call center (0263) 123 melalui telfon rumah atau 123 melalui HP, aplikasi PLN Mobile, melalui website www.pln.co.id atau datang ke kantor PLN terdekat," jelas Octo. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…