Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Polres Cianjur Gelar Peringatan Hari Anak Nasional

Tren Kasus Kekerasan Pada Anak Cenderung Turun Dibandingkan Tahun Lalu

Angga Purwanda

Senin, 23 Juli 2018 - 19:24 WIB

Polres Cianjur Gelar Peringatan Hari Anak Nasional
Polres Cianjur Gelar Peringatan Hari Anak Nasional
A A A

Beritacianjur.com - KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menggelar peringatan hari anak nasional di Aula Amanah, Primkopol Polres Cianjur, Senin (23/7/2018) pagi.

Kegiatan yang diikuti sejumlah perwakilan siswa mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA) di Cianjur itu juga dihadiri oleh Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, SIK, MH, Ketua TP PKK Kabupaten Cianjur, Ratu Elisye, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Perwakilan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Cianjur, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Peringatan hari anak nasional yang digelar Polres Cianjur tahun ini bertajuk GENIUS (Gesit, Empati, Unggul, dan Sehat). Dalam kesempatan itu juga Polres Cianjur memberikan cenderamata bagi para siswa berprestasi mulai dari tingkat TK hingga SMA di Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, SIK, MH mengatakan, diperlukan kepedulian dari semua elemen masyarakat untuk menekan kasus kekerasan terhadap anak, khususnya di wilayah hukum Polres Cianjur.

Bertepatan Hari Anak Nasional kali ini, lanjut Soliyah, harus jadi momentum mencetak anak-anak yang gesit, berempati, sehat, enerjik, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

"Kami memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan anak-anak. Jangan sampai mereka jadi objek hukum lagi, seperti perlakukan diskriminatif atau perlakuan tak semestinya," kata Soliyah, kepada wartawan, disela-sela acara, Senin (23/7/2018).

Dengan peringatan Hari Anak Nasional kali ini, jelas Soliyah, Polres Cianjur juga memberikan motivasi menggerakan hati orangtua, kalangan dunia pendidikan, maupun instansi terkait lainnya sebagai tameng menjaga kalangan anak-anak agar tak menjadi korban kekerasan.

"Anak-anak harus bahagia. Mereka harus jenius sesuai tema Hari Anak Nasional tahun ini," jelasnya.

Sementara itu, P2TP2A mencatat tren jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Cianjur, tahun ini cenderung turun dibanding tahun sebelumnya.

Hingga semester pertama tahun ini, jumlah laporan yang diterima Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) sekitar 25 kasus.

"Kalau dilihat pada 2018, tingkat kekerasan terhadap anak, khususnya trafficking, menurun jauh dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu mencapai 150 kasus, tapi sekarang tercatat sekitar 25 kasus," terang Ketua Bidang Advokasi dan Penanganan Perkara P2TP2A Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar.

Lidya mengungkapkan, kecenderungan menurunnya tren kasus kekerasan terhadap anak tak terlepas berbagai program yang diluncurkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Termasuk mengintensifkan sosialisasi kepada orangtua maupun kepada anak langsung, tokoh ulama, maupun tokoh masyarakat untuk menyamakan persepsi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak.

"Perlu penanganan bersama-sama menanggulangi kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Alhamdulillah kita bersinergis meminimalkan penanganannya. Makanya, hingga triwulan kedua relatif sedikit kasusnya," jelasnya.

Rata-rata korban kekerasan anak usia 6-16 tahun. Tahun lalu rata-rata korbannya berusia 2-3 tahun.

"Korbannya tersebar di berbagai wilayah di Cianjur. Di Cianjur selatan, kota, maupun utara," terangnya.

Lidya mengungkapkan faktor utama penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak lebih dipicu terdegradasinya moral. Apalagi saat ini penggunaan gawai di kalangan anak-anak memicu cepatnya akses informasi.

"Belum lama ini kami juga mendapatkan informasi adanya dugaan klub LGBT di sekitar Ciranjang. Kabarnya, komunitas itu diduga merekrut kalangan anak-anak SD. Informasi ini akan kami tindak lanjuti, bagaimana kita bersama-sama meminimalkan persoalan tersebut," jelasnya.

Dari 25 kasus yang diadvokasi P2TP2A, hampir semuanya sudah ditangani hukum. Sebanyak 15 perkara berkasnya sudah masuk dalam proses persidangan.

"Sisanya dalam proses hukum di tingkat kepolisian. Kami pastikan semua perkara kekerasan terhadap anak masuk dalam persidangan," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…