Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Masyarakat Disejumlah Desa Diduga Keracunan Gas Limbah Kimia

Sejumlah Warga Hingga Mengalami Pusing, Mual hingga Muntah Akibat Menghirup Gas Tersebut

Angga Purwanda

Minggu, 29 Juli 2018 - 17:37 WIB

Masyarakat Disejumlah Desa Diduga Keracunan Gas Limbah Kimia
Masyarakat Disejumlah Desa Diduga Keracunan Gas Limbah Kimia
A A A

Beritacianjur.com - MASYARAKAT di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur diresahkan dengan pencemaran udara yang diduga bersumber dari limbah kimia yang dibuang sembarangan di beberapa lokasi.

Akibat kondisi itu masyarakat mengeluhkan pusing dan mual karena terlalu lama menghirup aroma limbah layaknya bau gas elpiji tersebut.

Bahkan, baru-baru ini terjadi di Kampung Pasirlembu Desa Sukajadi Kecamatan Karangtengah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya masyarakat sekitar menduga jika ada gas bocor dari SPBE yang tidak jauh lokasinya dari pemukiman, mengingat baunya seperti elpiji.

Masyarakat yang mulai terganggu dengan bau gas tersebut mendatangi SPBE. Namun, saat perwakilan warga bersama petugas dan pihak keamanan SPBE tidak menemukan adanya kebocoran gas.

Setelah beberapa waktu mencari sumber bau itu, masyarakat pun mendapati sumber bau menyengat itu dari beberapa buah drum yang berada di galian pasir, tidak jauh dari lingkungan mereka.

"Memang awalnya begitu, dikira dari SPBE. Tapi kan kalau ada gas bocor pasti ketahuan, tidak mungkin sampai langsung menyebar ke lingkungan warga. Ternyata sumbernya dari sekitar galian, dimana ada empat drum berisi cairan yang diduga limbah kimia," ujar Apud, Satpam SPBE di Jalan Raya Cibogo kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (29/8/2018).

Masyarakat bersama pihak galian pun segera menimbun empat drum berisi cairan kimia tersebut, mengingat warga sudah sangat terganggu dengan baunya. Bahkan beberapa orang merasakan dampak, seperti pusing, susah bernafas, hingga mual-mual.

"Untuk informasi berapa orang  yang harus mendapatkan perawatan, saya kurang tahu. Tapi informasi dari warga begitu. Ada yang sampai muntah-muntah," katanya.

Asep (65) salah seorang pedagang kopi yang tak jauh dari lokasi galian mengaku sempat mendapati ada sebuah mobil pickup berwarna hitam yang membawa drum tersebut, pada Sabtu (28/7/2018) siang, sekitar pukul 11.00 Wib.

Asep pun sempat menanyakan isi dalam drum tersebut kepada pelaku dugaan pembuang limbah. Jawabannya cukup mengagetkan karena isi dalam drum merupakan limbah kimia cair dari rumah sakit.

“Saya sambil lewat sempat nanya, buang apa itu?. Katanya limbah dari rumah sakit. Cairan apa lah namanya, saya lupa lagi,” ucap Asep.

Beberapa jam setelah drum itu dibuang, tercium bau yang cukup menyengat. Tidak hanya dia, sopir truk dan warga di lingkungan galian pasir juga mengaku mengalami pusing, mual, muntah-muntah, dan sulit bernapas.

Tidak hanya di Desa Sukajadi, warga di desa lain di Kecamatan Karangtengah bahkan sampai Sukaluyu, Mande, dan daerah lainnya pun juga mengalami kondisi yang sama. Namun di wilayah tersebut belum ditemukan sumber baunya ataupun drum limbah cair yang sama seperti di Sukajadi.

"Di sekitar Desa Sukamanah Kecamatan Karangtengah baunya tercium lebih kurang lima hari lalu. Baunya itu waktu malam hari, sekarang sudah mulai tidak menyengat," kata Tia (20) salah seorang warga.

Senada, Akbar (25) warga Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu, mengaku mencium aroma gas bocor. Bahkan dirinya terus mengecek elpiji di rumahnya, untuk memastikan tidak bocor.

"Takutnya dari elpiji di dapur bocor, kan berbahaya juga. Tetangga juga ada yang pusing sampai mual mencium aroma seperti gas itu," kata dia.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur menerjunkan tim medis di kecamatan yang diinformasikan mengalami pencemaran udara tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terkena dampak lebih buruk dari penecemarannya.

"Kalau yang sampai dirawat di puskesmas kami belum dapat datanya, tapi sudah diinstruksikan ke lapanngan untuk mengecek kondisi warga yang merasakan pusing atau mual," ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…