Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

PT. Hanyongnux di Demo Warga

Akibat Perusahaan Abaikan Janji yang Sudah Disepakati

Nuki Nugraha

Selasa, 31 Juli 2018 - 21:17 WIB

Foto: Nuki Nugraha/BC
Foto: Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - PULUHAN warga Kampung Neglasari dan Kampung Cibogo Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Selasa (31/7/2018) berunjukrasa ke PT Hanyongnux.

Aksi warga ke perusahaan yang bergerak dibidang elektronik itu berlangsung pada pukul 13.00 Wib. Informasi dihimpun, aksi dipicu lantaran pihak perusahaan telah mengabaikan perjanjian yang telah disepakati dengan warga.

Salah seorang pendemo, Wawan mengatakan, bersama warga setempat menggelar aksi unjukrasa ini untuk menuntut janji manis perusahaan yang sebelumnya sudah disepakati dengan warga.

"Kita terpaksa melakukan aksi demo ini, karena pihak PT Hanyoungnux mengabaikan kesepakatan yang dibuat  yakni perjanjian secara legal. Jadi kedatangan kita kesini tiada lain untuk menuntut janji perusahaan,"ujar Wawan saat ditemui di sela aksi kepada awak media.

Pihak perusahaan akhirnya bersedia bertemu dengan pengunjuk rasa untuk beraudiensi. Beberapa orang warga dipersilahkan masuk ke dalam perusahaan.

Sayang, saat itu pihak perusahaan tidak mengizinkan awak media untuk ikut masuk meliput jalannya proses audiensi tersebut.

Koordinator aksi, Herman saat ditemui seusai audiensi tampak tak bisa membendung rasa kecewanya. Pasalnya, maksud pendemo ingin bertemu langsung dengan petinggi perusahan tidak kesampaian. Saat audiensi, pihak perusahaan hanya diwakili pejabat setingkat HRD.

"Terus terang kita tidak puas dengan pertemuan tadi. Pokonya sebelum bertemu dengan Mr Sung, kita akan menggelar aksi lagi. Lebih cepat lebih baik," tegas Herman.

Diungkapkan Herman, sedikitnya ada 13 tuntutan yang diajukan warga ke perusahaan, sebagaimana perjanjian yang sudah disepakati keduabelah pihak.

"Tak ada satupun yang terealisasi Kang. Mungkin sudah pernah tapi tidak tepat pada sasaran. Makanya kita ingin ketemu langsung dengan Mr Sung, Direktur perusahaan,"ungkapnya.

Herman menilai sebenarnya pihak perusahaan mampu merealisasikan beberapa tuntutan warga, seperti pemberian bantunan bila ada warga yang meninggal.

"Itukan sederhana sekali. Tapi selama berdiri empat tahun mana bantuanya, apakah tidak malu perusahaan sebesar itu, padahal harusnya mampu,"kata Herman dengan nada menyindir.

Sementara itu Kepala Desa Hegarmanah, Toni saat di mintai tanggapan terkait aksi unjukrasa warganya ke PT Hanyoungnux menyesalkan dengan sikap perusahaan yang kurang peduli terhadap warga.

"Perusahaan masih belum merealisasikan tuntutan warga sebagaiman janjinya.  Selaku pemerintahan desa Hegarmanah, kami mendukung gerakan warga yang menuntut apa yang sudah dijanjikan,"tegas Toni kepada awak media.

Toni mengungkapkan, selama ini pemerintahan desa belum mendapatkan bantuan apapun dari perusahaan. Adapun bantuan sarana Ambulan itu didapat dari perusahaan yang mengolah limbah PT Hanyoungnux.

"Bantuan langsung dari perusahaan belum ada. Kita dapat bantuan sarana Ambulan itu diluar PT. Hanyoungnux,"jelasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…