Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Jokowi Respon Aspirasi

Nuki Nugraha

Rabu, 08 Agustus 2018 - 08:00 WIB

Respon Aspirasi - Tim Nawacita Jokowi, Ruri Jumar Saef foto bersama dengan warga, petani pengarap dan tokoh masyarakat Desa Cintaasih, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Selasa (7/8/2018). (foto: Nuki Nugraha)
Respon Aspirasi - Tim Nawacita Jokowi, Ruri Jumar Saef foto bersama dengan warga, petani pengarap dan tokoh masyarakat Desa Cintaasih, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Selasa (7/8/2018). (foto: Nuki Nugraha)
A A A

Beritacianjur.com - Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Tim langsung menuju lahan Hak Guna Usaha (HGU) eks PT. Harjasari di Desa Cintaasih, Kecamatan Gekbrong.

Pantauan lapangan, kegiatan blusukan dihadiri puluhan warga sekitar, petani penggarap dan tokoh masyarakat. Saat pertemuan tersebut, mereka mengungkapkan segudang permasalahan dan harapannya kepada Ruri.

Bahkan para petani penggarap, tanpa sungkan menagih janji Presiden soal realisasi program Nawacita Jokowi.

Seorang petani penggarap Aki Ece (72) mempertanyakan status tanah garapan yang telah mereka kelola hingga saat ini, apalagi banyak yang mengaku memiliki lahan itu. Ia berharap janji Jokowi sertifikasi tanah gratis dapat terealisasi di di eks HGU.

"Kami ingin ada kepastian kepemilikan lahan, sehingga bisa tenang dalam mengelola lahan, kami titipkan harapan Kami," ungkapnya.

Menanggapi permintaan dan pertanyaan warga, Ruri mengatakan blusukan untuk menggali informasi sekaligus menjaring aspirasi masyarakat terkait sejumlah program utama pemerintah pusat di daerah. Melalui program nawacita, Jokowi telah melaksanakan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.

“Pada infrastruktur jalan, presiden telah membangun jalan Trans Sumatera, trans Kalimantan, Trans Jawa, Trans Sulawesi dan Trans Papua. Presiden pun membangun pelabuhan untuk integrasikan program tol laut di seluruh Indonesia,” katanya.

Presiden Jokowi lanjutnya, meluncurkan program cetak sawah dan dilaksanakan untuk membuka 1 juta hektare sawah baru di luar wilayah Jawa. Rehabilitasi jaringan irigasi desa seluas 3 juta hektare dan Program pemberian sertifikasi gratis (land reform) 9 juta hektar.

"Tak hanya itu, Jokowi juga membangun 64 bendungan di seluruh indonesia serta penyediaan listrik 35000 MW untuk menjadikan indonesia terang," tuturnya.

Ruri memastikan semua keluhan dan aspirasi warga akan disampaikan langsung kepada Presiden. Berbagai program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat, Presiden akan memberikan sertifikat gratis," sebutnya.

Meski begitu, lanjut Ruri masyarakat harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku dalam mengajukan sertifikat gratis. Salah satunya melalui pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi desa.

"Sertifikasi tanah gratis melalui BUMDes atau koperasi menjadi pilar dalam pengembangan ekonomi desa. Masyarakat harus mandiri dan sejatera melalui optimalisasi potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di desanya," terangnya.

Ruri berharap, program pemerintah pusat juga merambah pada pembangunan SDM dan para kepala daerah proaktif menyambut program pusat.

"Pemanfaatan dan pengelolaan lahan tidur menjadi produktif agar petani dapat sejahtera di tanahnya sendiri dengan memberikan status kepemilikan tanah yang sah kepda petani penggarap" pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…

Aktualita 03/08/2018 07:00 WIB

Pemkab Dinilai Arogan, Warga Jadi Korban

LAHAN bersertifikat milik warga dibongkar pemerintah, namun gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur di Kecamatan Campaka yang belum mengantongi izin dibiarkan saja. Kok bisa?