Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

KAPOLDA: Basmi Miras Juga Bergantung Kultur Masyarakat

Misbah Hidayat

Selasa, 08 September 2015 - 12:00 WIB

kapolda jabar/arlan/BC
kapolda jabar/arlan/BC
A A A

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Polda Jabar bersiap akan memberantas peredaran miras karena dampaknya yang membahayakan.  Upaya pencegahan maupun penindakan hukum itu sekaligusnya untuk melenyapkan miras oplosan yang selama ini telah merenggut nyawa.

“Miras itu sangat berbahaya apalagi kalau dioplos sehinggaTak kita berusaha untuk memberantasnya secara optimal. Upaya yang dilakukan tidak hanya sebatas penegakan hukum namun juga pencegahannya,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol. Moechgiyarto saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Cianjur, kemarin.

Beragam cara dilakukan guna memerangi miras baik melalui patrol skala besar, patroli beranting maupun pos mobile. Bahkan, setiap bhabinkambtibmas juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya mengkonsumsi miras.

“Sudah banyak yang kita kerjanya untuk memerangi miras ini dengan memberikan penyuluhan hingga penyampaian informasi tujuannya agar memahami bahaya miras itu. Harapannya agar tidak ada lagi berita-berita yang berkaitan dengan korban meninggal karena mengkonsumsi miras,” bebernya.

Ia menambahkan tak segan-segan untuk menindak oknum yang membekingi peredaran miras ilegal karena cukup membahayakan. Selain itu dia berharap adanya partisipasi masyarakat karena keterbatasan personel kepolisian dalam mengawasi peredaran miras.

“Kita akan tindak tegas terhadap oknumnya tentu saja sesuai aturan. Namun  kita membutuhkan partisipasi masyarakat dalam memberantas miras ini karena keterbatasan sumber daya,” imbuhnya.

Berusaha memerangi miras baik preventif maupun penegakkan hukum, pemusnahan. Patrol skala besar, patroli beranting, pos mobile bhabin penyuluhan itu barang berbahaya apalagi dioplos. Sudah disampaikan semua, kembali kepada budaya masyarakat.

Keterbatasan sumber daya sehingga butuh partisipasi masyarakat, itu harapannya sehingga tidak ada lagi berita-berita yang meninggal dunia karena miras ini. Kita akan tindak, kita sesuai aturan. kalau ada yang membekingi, uu lembek sehingga buat jera itu kurang. Peminum bisa dijerat pasal 509 tapi itukan tindak pidana ringan.  Bagaimana kembali kepada keinginan masyarakat.

Bahkan, ia tak menampik jika kendala terbesar yang dihadapi saat ini berkaitan rendahnya hukumnya terhadap pelaku. Walaupun didalamnya peminum juga bisa dijerat dengan hukum. Hanya saja sesuai ketentuan hukum itu semua termasuk dalam kategori tindak pidana ringan (tipiring).

 "Permasalahannya miras ini kan aturan undang-undangnya boleh dikatakan lembek. Sehingga  tidak membuat efek jera terhadap pelakunya meskipun peminum juga bisa dijerat hukum. Soal itu mau diperberat hukumannya itu dikembalikan kepada budaya masyarakat, kita kan bekerja sesuai aturan,” pungkasnya. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 3 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 3 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?