Selasa, 22 Agustus 2017 - Pukul 04:39

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

ekonomi bisnis

Pertanian dan Perdagangan Sokong LPE Cianjur

Oleh: Nuki Nugraha - Selasa 08 September 2015 | 17:00 WIB

Pertanian dan Perdagangan Sokong LPE Cianjur

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Memasuki triwulan I tahun 2015, dari 9 sektor yang mendorong tingkat Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), dua sektor diantaranya yaitu sektor pertanian dan sektor perdagangan, hotel dan restoran diketahui masih merupakan dua sektor penyokong Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Cianjur.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) Cianjur, Dadan Harmilan melalui Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian, Hermin Patriana mengatakan, diukur dari kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap triwulan sebelumnya persentase LPE Cianjur mencapai sebesar 30,99.

 

Tingginya pertumbuhan LPE pada triwulan I tahun 2015 ini , tambah Hermin, paling terbesar disumbang oleh sektor pertanian dengan persentase sebesar 82,35 persen. Sedangkan dari sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 12,84 persen. Adapun untuk pertumbuhan yang terendah terjadi pada sektor jasa-jasa dengan persentase sebesar 1,41 persen.

 

“Kalau dibandingkan tahun dengan triwulan I tahun 2014, pertumbuhan PDRB pada triwulan I tahun 2015 tumbuh sebesar 4,65 persen,”ujar Hermin kepada BC, Senin (7/9).

 

Ia mengungkapkan, nilai PDRB Kabupaten Cianjur pada triwulan I tahun 2015 atas dasar harga berlaku mencapai 8,8 trilyun, dengan PDRB terbesar dicapai oleh sektor pertanian sebesar 3,53 trilyun atau sebesar 40,13 persen. Sedangkan atas dasar harga konstan nilai PDRB Kabupaten Cianjur pada triwulan I tahun 2015 mencapai 2,93 trilyun.

 

“Pada triwulan I 2015, sektor pertanian mengalami pertumbuhan positif sebesar Rp 87,23 persen. Adanya peningkatan kinerja pada sektor pertanian ini sebagai akibat dari panen raya padi jatuh pada triwulan pertama sehingga menjadi kontributor utama di sektor ini,” terangnya.

 

 Menurutnya, jika dibandingkan dengan triwulan I 2014, pertumbuhan sektor pertanian dari tahun ke tahun bisa dikatakan terus mengalami peningkatan. Bahkan pada triwulan I  tahun 2015 persentase peningkatannya mencapai sebesar 13,37.

 

“Tentunya ini menunjukkan kalau di triwulan I tahun 2015 terjadi peningkatan volume produksi di sektor pertanian dibandingkan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya,” katanya.

 

Sebelumnya ungkap Hermin, pertumbuhan ekonomi kabupaten Cianjur pada tahun 2014 lalu mencapai sebesar 5,17 persen. Kondisi ini meskipun bisa tumbuh namun sedikit mengalami perlambatan dari kinerja pertumbuhan tahun 2013 yang bisa mencapai 4,67 persen.

 

Pada tahun ini, kontribusi terbesar terhadap sumber pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cianjur didapat dari sektor pertanian terutama sub sektor tanaman bahan makanan. Dengan persentase pertumbuhan mencapai sebesar 1,72 persen. (nuk)

Komentar