Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Sawah Cibeureum Jadi Perumahan, Petani pun Menganggur

Asri Fatimah

Rabu, 09 September 2015 - 09:30 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, CUGENANG – Sejumlah lahan pertanian di Desa Cibeureum Kecamatan Cugenang menjadi incaran pengusaha properti. Sontak proses alih fungsi lahan tersebut disesalkan sejumlah kalangan karena mengancam mata pencaharian warga.

Selama ini warga Desa Cibeureum sebagian besar bekerja sebagai petani penggarap di lahan milik warga luar wilayah. Walhasil dengan adanya proses alih fungsi tersebut mengakibatkan warga kehilangan pekerjaan yang sudah puluhan tahun dijalaninya.

Menurut Usep Saepudin (40), sebagai petani penggarap sangat menyayangkan proses alih lahan pertanian menjadi perumahan. Pasalnya, jika sawah yang selama ini menjadi garapannya ditiadakan maka dengan sendirinya akan penghasilan untuk menafkahi anak dan istri.

"Saya harap tidak ada lagi alih fungsi lahan menjadi perumahan seperti yang terjadi setahun lalu. Soalnya masih banyak yang dapat penghasilan dari lahan pesawahan bukan hanya saya saja. Tahun ini saja tak bisa lagi dimanfaatkan karena sudah di jadikan perumahan," katanya, Selasa (8/9).

Kasi Pemberdayaan Desa Cibeureum, Nyanyang Koswara, mengatakan hingga saat ini sudah 7 ribu meter lahan pesawahan yang berubah menjadi perumahan elit. Investor lebih tertarik memanfaatkan lahan pertanian untuk berbisnis properti. Sederhananya, posisi yang strategis karena berada di pinggiran jalan tepatnya akses jalur utama. 

"Sekarang saja  sudah banyak para investor yang mengincar lokasi yang lahannya pesawahan. Beda lain kalau lahan daratan itu tidak banyak yang tertarik karena lokasi masuk ke pemukiman penduduk, jauh dari jalan utama” ujarnya. 

 Kontan saja akibat gencarnya proses alih fungsi tadi maka dengan sendirinya petani kehilangan pekerjaannya. Selama ini sudah puluhan tahun menggantungkan hidupnya menggarap sawah milik orang lain karena tidak memiliki keahlian lain. 

"Kalau sudah di jual oleh pemiliknya, para petani penggarap bisa apa lagi, terlebih juga pemilik lahan sawahnya mayoritas bukan asli milik para petani. Jadi sewaktu waktu kalau dibutuhkan pasti dijual apalagi ada pembelinya,” terangnya. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 21/01/2018 21:48 WIB

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.