Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Konsumsi Air Kotor, Warga Cipanas Banyak Yang Diare

Asri Fatimah

Rabu, 09 September 2015 - 09:17 WIB

paien diare di rawar di RSUD Cimacan/asri fatimah/BC
paien diare di rawar di RSUD Cimacan/asri fatimah/BC
A A A

BERITACIANJUR.COM, CIPANAS - Jumlah penderita penyakit diare saat ini di RSUD Cimacan Cipanas menduduki ranking pertama di Cianjur Utara. Musim kemarau mengakibatkan warga banyak mengkonsumsi air kotor sehingga terjangkit bakteri hingga terserang penyakit tersebut.

Menurut Kasubbag TU RSUD Cimacan, Hendrawan,  kebutuhan akan air bersih menjadi kendala yang dihadapi warga di kala musim kemarau ini. Tak ayal, pemanfaatan air kotor untuk dikonsumsi maupun keperluan sehari-hari seperti memasak atau mandi berpotensi meninggalkan bakteri. Hal tersebut memicu terjadinya wabah penyakit diare yang menjangkiti warga.

"Kalau disini penyakit diare merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh warga apalagi ini musim kemarau. Mengingat banyak warga yang mengkonsumsi air kotor akibat ketersedian air bersih untuk kebutuhan warga,” katanya, Selasa (8/9).

Selain itupun, kata Hendrawan, lingkungan yang jorok  ikut mempengaruhi warga terserang penyakit warga.  Ia mengibaratkan dengan menggunakan air kotor  untuk mandi termasuk cuci tangan bisa menjadi salah satu penyebab penyakit diare.

"Lingkungan yang tidak sehat serta jorok bisa jadi salah satu penyebab diare, termasuk penggunaan air kotor untuk mandi. Selain bisa menyebabkan gatal juga bisa jadi penyebab diare, misalnya tangan yang dibasuh oleh air kotor kemudian langsung digunakan untuk makan," imbuhnya.

Terpisah, Nunung Nuraeni (40) warga Desa Ciherang Kecamatan Pacet, tak menampik jika selama ini dirinya menggunakan air kotor. Air tersebut dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari, baik memasak maupun mandi. 

" Baru sekarang sekarang sih anak saya menderita diare,  saya perhatikan anak saya agak jorok. Kalau mau makan tak pernah mau cuci tangan karena emang airnya juga udah mulai tidak ada," terangnya. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 21/01/2018 21:48 WIB

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.