Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Pasal Penghinaan Presiden, Polri Tetap Bergeming

Maharaya Akbar

Minggu, 09 Agustus 2015 - 07:13 WIB

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) ngotot ingin menghidupkan kembali pasal penghinaan Kepala Negara dalam revisi Undang-undang KUHP‎, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selaku eksekutor tetap bergeming.

"Itu ‎sudah ada pokjanya masing-masing, RUU KUHP itu kan sudah dibuat sekitar 20 tahun lalu," ujar Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, saat dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin.

Sedangkan saat disinggung soal adanya laporan dari Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) terkait dugaan ancaman kepada presiden Joko Widodo melalui akun Facebook atas nama Dudi Hermawan, Badrodin mengaku, Polri akan memproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Semua prosedurnya sama. laporan, penyelidikan, penyidikan, semua kami proses. Tidak ada membedakan," ujar kapolri.

Walaupun kasus itu merupakan kasus yang menyangkut dan menghina Presiden Jokowi, Badrodin memastikan, Polri tetap tidak akan membeda-bedakan penanganan kasus yang dilaporkan ke Kepolisian, meskipun kasus itu terkait Presiden.‎

"‎Tidak ada perhatian khusus. Semua sama saja dan akan kami proses," tambahnya.

Untuk diketahui, Pemerintahan Jokowi berencana menghidupkan kembali pasal penghinaan presiden dalam revisi Undang-undang KUHP mendapat tentangan keras dari beberapa pihak.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah mengajukan 786 Pasal dalam RUU KUHP ke DPR untuk disetujui menjadi UU KUHP, diantaranya pasal mengenai Penghinaan Presiden dan Wakil Presiden yang sebenarnya sudah dihapus Mahkamah Konstitusi pada 2006 silam. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 47 menit yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?