Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 03:02

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Rentan Terserang, Jaga Selalu Jantung Anda

Oleh: Raka Pramudya - Kamis 17 September 2015 | 17:00 WIB

Rentan Terserang, Jaga Selalu Jantung Anda

ilustrasi/net

PENYAKIT jantung dan pembuluh darah merupakan salah satu masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang. Penyakit ini menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia setiap tahunnya. Pada tahun 2008 diperkirakan sebanyak 17,3 juta kematian disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler. Lebih dari 3 juta kematian tersebut terjadi sebelum usia 60 tahun.

 

Terjadinya kematian dini yang disebabkan oleh penyakit jantung berkisar sebesar 4% di negara berpenghasilan tinggi, dan 42% terjadi di negara berpenghasilan rendah. Kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung pembuluh darah, terutama penyakit jantung koroner dan stroke diperkirakan akan terus meningkat mencapai 23,3 juta kematian pada tahun 2030.

 

Di Indonesia penyakit jantung dan pembuluh darah ini terus meningkat dan akan memberikan beban kesakitan, kecacatan dan beban sosial ekonomi bagi keluarga penderita, masyarakat, dan negara. Prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia tahun 2013 berdasarkan diagnosis dokter sebesar 0,5%. Sedangkan berdasarkan diagnosis dokter gejala sebesar 1,5%. Sementara itu, prevalensi penyakit gagal jantung di Indonesia tahun 2013 berdasarkan diagnosis dokter sebesar 0.13%.

 

Hari Jantung Sedunia (HJS) merupakan acara tahunan yang diperingati setiap tanggal 29 September. Tema HJS tahun 2014 adalah Lingkungan Sehat, Jantung Sehat. Pada peringatan tahun ini yang menjadi fokus perhatian adalah bahwa 80% dari kematian dini akibat penyakit jantung pembuluh darah dapat dihindari jika empat faktor risiko utama yaitu merokok, diet yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan konsumsi alkohol dapat dikendalikan.

 

Dalam memperingati HJS tahun 2014, akan diselenggarakan beberapa kegiatan diantaranya seminar Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah. Acara ini diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 7 Oktober 2014.

 

Kegiatan lain dalam HJS adalah Sosialisasi Permenkes No. 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan pada Kemasan Pangan Olahan Siap Saji. Acara ini akan diselenggarakan di Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Barat pada bulan Oktober November 2014.

 

Di dalam Permenkes tersebut juga berisi aturan pencantuman informasi kandungan gula, garam, dan lemak serta pesan pengingat risiko kesehatan pada kemasan produk pangan olahan dan siap saji. Pesan yang langsung dicantumkan dalam kemasan diharapkan memberikan pengingat kepada masyarakat untuk terus memantau konsumsi gula, garam, dan lemak mereka.

 

Penyakit jantung tersebut  sebenarnya dapat kita hindari dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan anda sehari-hari. Anda mungkin tidak menyadari bahwa ada jenis-jenis makanan yang anda makan tiap harinya berpotensi menyebabkan penyakit jantung anda tersebut. Tips kesehatan kali ini akan mengetenghakan aneka makanan yang menjadi penyebab sakit pada organ jantung anda tersebut. Tips kesehatan, berikut ini 6 makanan penyebab sakit jantung anda :

 

Makanan yang pertama yaitu berbagai makanan olahan yang sering anda makan sehari-hari seperti aneka olahan keripik. Tidak ada salahnya mengkonsumsi aneka makanan olahan tersebut jika anda memakannya dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan. Karena jika berlebihan dapat berpotensi menyebabkan resiko penyakit jantung.

 

Telur menjadi salah satu makanan yang berpotensi menjadi penyebab penyakit jantung terutama kuning telurnya. Namun jangan menjadikan anda alergi untuk memakan telur. Karena makan telur dalam jumlah yang cukup tidak akan membahayakan jantung anda tersebut atau denngan kata lain jangan berlebih dalam mengkonsumsi telur tersebut. Ini dkiarenakan memakan telur dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

 

Makanan berikutnya yang berpotensi menyebabkan penyakit jantung tersebut yaitu garam. Dalam hal ini aneka makanan asin yang mungkin kita konsumsi setiap harinya tanpa pernah kita sadari dapat menyebabkan penyakit jantung tersebut, seperti aneka makanan ringan kemasan dan sayuran yang terlalu asin.

 

Berbagai makanan yang mengandung lemak jenuh juga dapat berpotensi menjadi salah satu penyebab sakit jantung tersebut jika di konsumsi berlebihan. Berbagai makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain daging merah, aneka produk susu, kelapa dan minyak sawit. Aneka makanan tersebut dapat menyebakan arteri pada organ jantung dapat mengeras dan menyempit.

 

Makanan manis dapat juga berpotensi menjadi salah satu penyebab penyakit jantung jika di konsumsi secara berlebihan. Ini dikarenakan, makanan manis dapat menyebabkan penyakit diabetes yang mana merupakan faktor resiko penyakit pada organ jantung anda.

Berbagai makanan yang dipanggang maupun makanan cepat saji juga berpotensi menjadi penyebab serangan jantung jika dikonsumsi secara berlebihan. Ini dikarenakan, makanan tersebut banyak mengandung lemak yang tidak baik untuk organ jantung anda. (bbs)

Komentar