Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 02:50

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Topi Saya Bundar, Topi Anda Bentuknya Apa?

Oleh: Raka Pramudya - Selasa 22 September 2015 | 17:46 WIB

Topi Saya Bundar, Topi Anda Bentuknya Apa?

net

JIKA ada pertanyaan apa nama tudung penutup kepala? Banyak orang tentu bakal cepat menyebutkan satu kata dengan empat huruf yakni topi. Gampang banget kan? Sepintas memang begitu. Namun, urusannya bakal lain jika mesti menyebut jenis topi yang dipakai seseorang. Sebab, kenyataannya topi itu begitu banyak macamnya.

 

Kalau tidak percaya coba pergi ke toko-toko yang menjual topi. Pasti bakal melihat ada begitu banyak jenis topi terpajang. Atau sekali-sekali sempatkan menonton acara tivi tentang fashion show di Eropa dan Amerika sana. Niscaya bakal melihat adanya beberapa macam topi yang menghiasi kepala para peragawati maupun peragawannya.

 

Topi sendiri secara umum terbagi menjadi dua bagian utama yakni crown alias mahkota serta brim alias pinggiran topi. Nah, crown maupun brim bermacam-macam juga bentuknya, luas, hingga lengkung dan tekukannya.

 

Biasanya di dunia mode, setiap topi lantas beroleh nama yang spesifik tergantung kombinasi crown serta brim yang membentuknya. Nah, kalau kamu ternyata malah menyebut semua topi itu sekadar topi saja, alamak, kurang gaul sepertinya..

 

Ciri khas dari masing-masing topi pun akan turut dijelaskan sehingga mudah mengenali mereka masing-masing.

 

Topi Bisbol (Baseball Cap)

Ini topi paling populer yang saat ini biasa dipakai pria maupun wanita. Ciri khasnya memiliki mahkota berbelut membulat plus brim semacam setengah lingkaran yang lumayan lebar di bagian depan saja.

 

Cloche

Ini merupakan topi kaum hawa dengan ciri khas crown yang bulat dengan brim kecil mengelilingi kepala. Kadang brim-nya ditekuk ke atas, kadang dibiarkan mengarah ke bawah. Kerap kali topi ini dihias dengan pita melingkar di crown atau sematan bentuk bunga.

 

 

Fedora

Ini topi dengan crown kira-kira setinggi sekitar 11 centimeter dengan bagian seperti dipencet, lalu brim-nya kira-kira selebar 6,3 centimeter. Lingkaran pita pada crown kerap ada di topi ini. Jika menonton film bertema dunia mafia di Amerika Serikat tahun 1920-an dan 1930-an, topi ini sering digambarkan dikenakan para tokohnya.

 

Bucket Hat

Topi lembut dengan crown berbentuk semacam tabung yang bagian atasnya rata, dengan brim melingkar dan terarah menurun. Sekarang kerap dijadikan satu dari topi tentara dan identik juga sebagai topi lapangan dari anggota satuan marinir.

 

Newsboy Cap

Topi dengan brim cuma di bagian depan, tapi memiliki crown cenderung gembung dan dijahit memusat dengan kuncian semacam kancing.Biasanya bagian muka crown dan brim bisa disatukan dengan kancing hingga membentuk semacam baret. Topi ini mendapatkan namanya dari para pengantar koran yang memakainya di Eropa dan Amerika Serikata seabad lalu.

 

Topi Mao

Topi mirip newsboy cap, tapi bagian atasnya rata. Terkenal karena penggunaanya selama seabad terakhir oleh militer di China. Mendapatkan nama mao karena kerap terlihat dipakai Mao Zedong, pendiri Republik Rakyat China.

 

Bowler alias Derbi

Topi pria yang menjadi tren pada akhir abad XIX. Topi ini merupakan jenis topi kaku dari bahan laken. Bentuk crown-nya bulat, sedangkan brim-nya sempit dan ditekuk ke atas.

 

Boater

Topi berbahan jerami kaku dengan brim (pinggiran) datar dan sama lebarnya. Crown alias mahkotanya berbentuk lonjong, diikat pita, pula mirip potongan tabung yang tidak terlalu tinggi.

 

Top Hat alias Topper

Topi kaku berbahan sutera dengan crown tinggi dan bulat, dililit pita dengan pinggiran sempit pada kedua sisinya ditekuk ke atas. Saat ini masih sering biasa dilihat sebagai topi khasnya para pesulap.

 

Tuque

Topi tanpa pinggiran terbuat dari rajutan kain atau buku binatang. Bentuk crown-nya bundar dan pipih, pula sangat pas dengan bentuk kepala pemakainya. Topi ini memiliki banyak nama alias dari mulai beanie, knit cap, toboggan, burglar beanie, cora cap, serta stocking cap.

 

Cartwheel Hat

Topi wanita dengan dengan crown bulat, sedangkan brim alias pinggirannya sangat lebar. Sampai sekarang terbilang sebagai topi perempuan yang tetap populer.

 

Baret

Penutup kepala lembut tanpa pinggiran dengan mahkota membulat yang kadang dibuat menggembung. Cara memakainya adalah dipasang melekat di kepala dengan bantuan semacam keliman atau pengikat kepala. Kini kerap dipakai sebagai topi khas sejumlah satuan tentara.

 

Ushanka

Topi bulu ala Rusia, dengan crown menyerupai tabung kalau terpasang melekat di kepala, tidak memiliki brim, tapi memiliki sepasang sayap alias flap di kiri kana untuk menjaga kehangatan telinga. (bbs)

 

Komentar