Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 03:00

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Berbagi Gizi Daging Hewan Qurban

Oleh: Raka Pramudya - Rabu 23 September 2015 | 17:30 WIB

Berbagi Gizi Daging Hewan Qurban

ilustrasi/net

SELAIN kewajiban umat muslim untuk berhaji, kemeriahan Idul Adha ditandai pembagian hewan qurban. Di tinjau dari segi kesehatan, momen ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi rakyat Indonesia.

 

Frekuensi konsumsi daging sapi Indonesia masih rendah. Dalam satu bulan, sebanyak 42,4 persen responden mengaku mengonsumsi daging sapi segar hanya 1-2 kali. Bahkan, sebesar 20 persen tidak pernah mengonsumsi daging sapi dalam sebulan.

 

Rendahnya tingkat konsumsi itu dapat dipahami, karena daging sapi masih menjadi barang mahal yang tidak setiap orang mampu membelinya setiap saat. Untuk itulah, Idul Adha menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperbaiki asupan gizi hewani, khususnya yang berasal dari daging sapi dan kambing setidaknya setahun sekali.

 

Dilihat dari kandungan gizinya, berikut manfaat daging qurban bagi tubuh :

 

Protein tinggi

Sumber protein hewani dalam daging qurban mengandung protein esensial yang tidak terdapat dalam nabati. Protein membantu membentuk tubuh, tulang, dan massa otot. Baik daging sapi dan kambing, keduanya adalah sumber protein yang baik.

 

Mengandung zat besi

Selain protein, daging sapi dan kambing merupakan sumber zat besi. Kandungan zat ini memiliki fungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan sel dan mengangkut elektron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel.

 

Manfaat zat besi lainnya adalah untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang rusak agar terhindar dari penyakit. Pada hewan qurban, zat besi lebih banyak terdapat dalam daging sapi.

 

Mengandung vitamin

Daging qurban juga kaya akan zat vitamin B kompleks yang berguna untuk menjaga keseimbangan air pada tubuh. Vitamin B kompleks adalah jejeran vitamin B1, B2, B3, B6, B11, dan B12. Fungsi lain vitamin ini ialah, merangsang kinerja saraf mata, membentuk sel darah, hingga membantu proses pertumbuhan.

 

Atur Pola Konsumsi 

Selain vitamin, daging qurban mengandung omega 3, selenium dan rendah sodium. Namun, baik daging sapi atau pun kambing memiliki kadar Kolesterol. Maka dari itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi secara berlebihan.

 

Untuk menyiasatinya, atur pola konsumsi dengan memperhatikan kebutuhan gizi dan porsi yang cukup. Jangan lupa untuk kombinasikan masakan daging dengan sayur agar seimbang.

 

Keriaan Idul Adha kadang membuat orang lupa memperhatikan kesehatan. Tak jarang, banyak orang mengonsumsi daging secara berlebihan.

 

Berbagi Kebahagiaan

Kembali pada historinya, berbagi daging qurban dapat dijadikan upaya memperbaiki gizi masyarakat Indonesia. Bagi yang mampu boleh berqurban, sedangkan bagi yang kurang mampu dapat ikut menikmati daging qurban.

 

Sayangnya, distribusi daging qurban belum merata. Bila di masjid A, hewan qurban yang terkumpul bisa berpuluh-puluh, belum tentu demikian dengan masjid B. (bbs)

 

 

Komentar