Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Perumda Tirta Mukti Cianjur Diminta Atasi Kekeringan

Angga Purwanda

Selasa, 11 Agustus 2015 - 06:51 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh menginstruksikan Perumda Tirta Mukti Cianjur turun tangan membantu mengatasai bencana kekeringan yang kini melanda sebagian besar wilayah di Kab. Cianjur.

Terlebih, kata bupati, informasi yang didapat dari BPBD setempat, bencana kekeringan saat ini semakin meluas dan sudah terjadi di enam wilayah kecamatan. Pihaknya sendiri sudah menetapkan status siaga kekeringan di Kabupaten Cianjur.

“Selain faktor cuaca dan perubahan iklim, kekeringan terjadi juga diakibatkan ulah manusia yang tidak mau menjaga lingkungan. Karenanya, kita harus berbenah untuk mengutamakan lingkungan dan penghijauan,” terang bupati kepada “BC”, Senin (10/8).

Pihaknya juga terus menggelorakan gerakan menanam pohon sebagai langkah antisifasi jangka panjang terhadap bencana kekeringan ini. “Tentunya sebagai langkah antisipasi. Kegiatan ini tentunya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemkab saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat juga,” tegasnya.

“Selain PDAM (Perumda Tirta Mukti, red) saya juga sudah instruksikan dinas terkait lainnya, PSDAP dan Distarkim. Kemarin sudah ada tiga titik yang kita suplai, salah satunya di Sukaluyu,” sebutnya.

Plt Direktur Perumda Tirta Mukti Cianjur, Budi Karyawan mengatakan pihaknya juga sudah mengimbau secara lisan kepada para camat dan kepala desa untuk membuat laporan atau permohonan air bersih kepada PDAM.

“Kami pastikan siap melakukan pengiriman air bersih 24 jam jika memang ada permintaan. Bukan hanya permintaan tertulis saja, tapi bisa melalui telepon atau sms melalui nomor layanan yang sudah kami sosialisasikan. Bahkan, bersama Polres Cianjur kemarin kami sudah mendistribusikan enam tangki air di Kecamatan Sulakuyu dan Haurwangi." ucapnya.

Dikatakan Budi, permohonan tersebut tidak dikenai biaya. “Yang perlu jadi perhatian, kami akan melayani daerah yang memang bisa dijangkau. Kalau kondisi wilayah tidak memungkinkan, kami akan suplai ke lokasi paling dekat,” ujar dia ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.

Bisnis Line 24/04/2018 23:34 WIB Advertorial

Alfamart Gelar Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan

Memperingati Hari Kartini, Toko Modern Alfamart menggelar kegiatan pemberdayaan wanita berupa pelatihan pengolahan bonggol pisang menjadi produk bernilai ekonomis di Balai Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:53 WIB

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 24/04/2018 20:52 WIB

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:51 WIB

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Aktualita 24/04/2018 08:00 WIB

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.