Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Banyak Lahan Dijual, Petani Cipanas Terancam Banting Setir

Asri Fatimah

Kamis, 13 Agustus 2015 - 10:09 WIB

A A A

BERITACIANJUR.COM – Lahan pesawahan telah menjadi mata pencaharian sebagian besar warga Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet. Namun, saat ini pemiliknya didominasi oleh warga dari luar daerah sehingga terjadi proses alih fungsi. Warga setempat terancam tidak bisa lagi bercocok tanam meneruskan tradisi nenek moyangnya.

Berdasarkan data yang ada di Kantor Desa Sukanagalih tercatat seluas 200 hektar lahan pesawahan telah berubah menjadi kawasan pemukiman elit. Harga yang melambung tinggi menjadi daya tarik bagi pemiliknya untuk menjual ketimbang menanaminya dengan padi maupun palawija.

Kini, petani yang tak memiliki sepetak sawah itu karena telah dikuasai oleh warga dari luar daerah hanya bisa pasrah. Jika masih beruntung maka usahanya untuk terus menggarap lahan pesawahan akan tetap bertahan.

Menurut Sekretaris Desa Sukanagalih Sumpena, ancaman bagi petani di wilayahnya karena sebagian besar lahan pertanian telah beralih fungsi. Bahkan, sisanya kini dikuasai oleh warga dari Jakarta maupun kota besar lainnya. Belakangan ini investor besar tengah mengincar sejumlah lahan pesawahan untuk dijadikan kawasan pemukiman elit.

“ Sudah ada investor yang datang dan mengincar sawah di Babakan Cikundul yang nantinya akan di bangun perumahan elit. Namun, saya tidak mengetahui persis alasan pengusaha lebih memilih lahan pesawahan ketimbang daratan,” kata Sumpeni saat ditemui di kantornya.

Pria berkacamata ini menuturka hingga saat ini terdata sekitar 200 hektar lahan pesawahan yang terancam akan beralih fungsi. Kenyataan itu sudah tak bisa dielakkan lagi karena warga setempat sudah tidak lagi memilihi lahan pertanian tadi.

" Dengan adanya pengalihan Lahan sawah tentunya akan merugikan bagi warga sekitar terutama bagi para petani yang mendapat untung dari menggarap sawah tersebut, namun kita bisa apa? Toh tanah juga tanah mereka bukan milik penduduk, " ungkapnya.

Kendati demikian, dia enggan memastikan terkait proses alih fungsi tersebut. Meskipun kabar tersebut sudah santer di masyarakat jika di wilayahnya akan berdiri pemukiman elit di lahan pertanian.

Salah seorang anggota kelompok tani, Ayi membenarkan jika sebagian besar petani sudah tidak memiliki lahan pertanian.  Petani, kata Ayi, menjadi penggarap lahan yang telah dikuasai oleh warga dari luar kota. Diapun tak bisa menutupi kesedihannya, jika proses alih fungsi menjadi kenyataan.

" Kalau nantinya lahan sawah dijadikan perumahan, ya petani bisa apa toh mereka juga cuman ngontrak, paling ya petani kedepannya alih profesi" ungkapnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 21/01/2018 21:48 WIB

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.