Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Banyak Lahan Dijual, Petani Cipanas Terancam Banting Setir

Asri Fatimah

Kamis, 13 Agustus 2015 - 10:09 WIB

A A A

BERITACIANJUR.COM – Lahan pesawahan telah menjadi mata pencaharian sebagian besar warga Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet. Namun, saat ini pemiliknya didominasi oleh warga dari luar daerah sehingga terjadi proses alih fungsi. Warga setempat terancam tidak bisa lagi bercocok tanam meneruskan tradisi nenek moyangnya.

Berdasarkan data yang ada di Kantor Desa Sukanagalih tercatat seluas 200 hektar lahan pesawahan telah berubah menjadi kawasan pemukiman elit. Harga yang melambung tinggi menjadi daya tarik bagi pemiliknya untuk menjual ketimbang menanaminya dengan padi maupun palawija.

Kini, petani yang tak memiliki sepetak sawah itu karena telah dikuasai oleh warga dari luar daerah hanya bisa pasrah. Jika masih beruntung maka usahanya untuk terus menggarap lahan pesawahan akan tetap bertahan.

Menurut Sekretaris Desa Sukanagalih Sumpena, ancaman bagi petani di wilayahnya karena sebagian besar lahan pertanian telah beralih fungsi. Bahkan, sisanya kini dikuasai oleh warga dari Jakarta maupun kota besar lainnya. Belakangan ini investor besar tengah mengincar sejumlah lahan pesawahan untuk dijadikan kawasan pemukiman elit.

“ Sudah ada investor yang datang dan mengincar sawah di Babakan Cikundul yang nantinya akan di bangun perumahan elit. Namun, saya tidak mengetahui persis alasan pengusaha lebih memilih lahan pesawahan ketimbang daratan,” kata Sumpeni saat ditemui di kantornya.

Pria berkacamata ini menuturka hingga saat ini terdata sekitar 200 hektar lahan pesawahan yang terancam akan beralih fungsi. Kenyataan itu sudah tak bisa dielakkan lagi karena warga setempat sudah tidak lagi memilihi lahan pertanian tadi.

" Dengan adanya pengalihan Lahan sawah tentunya akan merugikan bagi warga sekitar terutama bagi para petani yang mendapat untung dari menggarap sawah tersebut, namun kita bisa apa? Toh tanah juga tanah mereka bukan milik penduduk, " ungkapnya.

Kendati demikian, dia enggan memastikan terkait proses alih fungsi tersebut. Meskipun kabar tersebut sudah santer di masyarakat jika di wilayahnya akan berdiri pemukiman elit di lahan pertanian.

Salah seorang anggota kelompok tani, Ayi membenarkan jika sebagian besar petani sudah tidak memiliki lahan pertanian.  Petani, kata Ayi, menjadi penggarap lahan yang telah dikuasai oleh warga dari luar kota. Diapun tak bisa menutupi kesedihannya, jika proses alih fungsi menjadi kenyataan.

" Kalau nantinya lahan sawah dijadikan perumahan, ya petani bisa apa toh mereka juga cuman ngontrak, paling ya petani kedepannya alih profesi" ungkapnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.

Bisnis Line 24/04/2018 23:34 WIB Advertorial

Alfamart Gelar Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan

Memperingati Hari Kartini, Toko Modern Alfamart menggelar kegiatan pemberdayaan wanita berupa pelatihan pengolahan bonggol pisang menjadi produk bernilai ekonomis di Balai Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:53 WIB

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 24/04/2018 20:52 WIB

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:51 WIB

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Aktualita 24/04/2018 08:00 WIB

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.