Minggu, 25 Juni 2017 - Pukul 07:03

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Puluhan Operator Dapodik Online Dibina

Oleh: Susi Susilawati - Selasa 11 Agustus 2015 | 07:35 WIB

Puluhan Operator Dapodik Online Dibina

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM – Sebanyak 64 operator sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cibeber mengikuti sosialisasi pemahaman mengenai Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Online. Kegiatan tersebut digelar di Aula Pusat Kegiatan Guru (PKG) Cibeber, Senin (10/8).

 

Kepala SDN 1 Cibeber Endang Sutisna mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan tersebut agar data yang diisi oleh operator sekolah bisa disampaikan ke pusat secara tepat, cepat, lengkap, valid dan up to date.

 

Disebutkannya, pelaksanaan kegiatan yang rutin dilakukan berguna untuk perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur.

 

“Tugas operatos sebagai orang yang akan memasukan data pegawai, data peserta didik ini harus selalu diperbaharui, sebab jika salah akan mengganggu pencairan dana sertifikasi, dana bos dan bantuan lainnya yang diberikan pemerintah,” ujarnya kepada “BC”, Senin (10/8).

 

Lanjut Endang, sekolah yang merekrut tenaga operator yang diangkat dari guru honorer merupakan tenaga yang disesuaikan dengan kemampuan dan keahliannya agar ada dasar yang bisa dikembangkan.

 

“Tenaga OP itu yang paham teknologi tapi paham juga dengan pengadministrasian sekolah. Kenapa harus di-update itu tuntutan yang harus dilakukan agar tidak ada pemanipulasian data dan data yang tertera itu sesuai dengan kenyataannya,” terangnya.

 

Sementara Kepala SD Sukatani, Ali Nurdin mengatakan, OP di sekolahnya pun mengikuti kegiatan tersebut. Pendataan secara nasional langsung dihubungkan ke pusat merupakan sumber data utama pendidikan.

 

“Iya setidaknya OP sekolah ini harus bisa mengembangkan kemampuannya dalam memasukan data sekolah ke dapodik online yang memberikan pengetahuan baru bagi OP agar tugasnya bisa berjalan sebagai mestinya,” pungkasnya. ***

Komentar