Selasa, 22 Agustus 2017 - Pukul 04:40

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Jangan Anggap Remeh, Visi Misi Paslon akan Jadi Dokumen Resmi Daerah

Oleh: Putra Lugina Sukma - Selasa 11 Agustus 2015 | 07:45 WIB

Jangan Anggap Remeh, Visi Misi Paslon akan Jadi Dokumen Resmi Daerah

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM – Naskah visi, misi dan program merupakan salah satu hal yang penting dan tidak bisa dianggap remeh ataupun dikesampingkan begitu saja oleh pasangan calon yang hendak mengikuti perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

 

Bahkan salah satu yang harus menjadi lampiran surat pencalonan bakal pasangan calon sebagaimana disebutkan dalam peraturan PKPU NO 68 Tahun 2009 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah naskah visi, misi dan program bakal pasangan calon secara tertulis.

 

Pengamat kebijakan publik dan politik dari Universitas Suryakencana Cianjur, Dedi Mulyadi mengatakan, begitu pentingnya visi, misi yang harus dimiliki para pasangan calon ini, soalnya apabila mereka berhasil terpilih menjadi Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah visi, misi mereka akan menjadi sebuah dokumen daerah.

 

“Setelah dibuat secara tertulis, visi, misi dan program program dari pasangan calon terebut juga wajib disampaikan kepada masyarakat. Ini ditegaskan pada pasal 11, 12 dan 15 PKPU No. 69 Tahun 2009,”ujar Dedi kepada BC, Senin (10/8).

 

Karenanya, menurut dia, sudah menjadi kewajiban bagi KPUD sebagai penyelenggara untuk memfasilitasi dalam proses penyebarluasan materi kampanye yang meliputi visi, misi dan program pasangan calon tersebut kepada masyarakat dalam rangka pendidikan politik.

 

“Dengan memperhatikan regulasi-regulasi di atas tentunya visi, misi dan program pasangan calon tidak bisa dikesampingkan lagi, malahan harus mendapat perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat, karena selain hal ini menyangkut kelangsungan pembangunan di daerah, juga akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat daerah itu sendiri.

 

“Sebenarnya banyak aspek yang dapat dijadikan acuan dalam menilai visi, misi dan program yang ditawarkan oleh pasangan calon,”imbuhnya. ***

Komentar