Selasa, 24 Oktober 2017 - Pukul 00:09

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

PT KAI : Pembuatan Palang Pintu Kereta Kewenangan Pemkab

Oleh: Misbah Hidayat - Rabu 12 Agustus 2015 | 09:44 WIB

PT KAI : Pembuatan Palang Pintu Kereta Kewenangan Pemkab

net

BERITACIANJUR.COM – Kepala Humas PT KAI DAOP II Bandung, Zunerfin mengatakan, kewenangan pembuatan palang pintu di jalur rel kereta api yang tidak terdapat palang pintu merupakan kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah.

 

Ia mengatakan, itu berdasarkan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan pembuatan palang pintu rel kereta. Peraturan tersebut, berdasarkan UUD Republik Indonesia no 23 tahun 2007 yang mengatur kebijakan tersebut.

 

“Dalam hal ini, mungkin untuk pemerintah daerah sendiri pelaksana pembuatan palang pintu tersebut merupakan tugas Dinas Perhubungan," katanya kepada “BC”, Selasa (11/8).

 

Zunervin mengungkapkan, terkait dengan ruas jalan yang dilalui oleh rel kereta api yang tidak berpalang pintu yang terdapat di beberapa wilayah Kecamatan bukan merupakan kewenangannya.

 

PT KAI, ujar dia, tidak mempunyai kapasitas untuk memenuhi kebutuhan palang pintu. Sebab, berdasarkan aturan yang dibuat pemerintah kewenangan tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah bukan PT KAI.

 

Sementara Ayi (40) warga Kampung Cibodas RT 01/09 Desa Sirnagalih Kec. Cilaku mengatakan, dengan beroperasinya kembali kereta api yang melayani jurusan Cianjur-Sukabumi membuat warga resah.

 

“Bagaimana tidak, akibat tidak terdapat palang pintu banyak masyarakat merasa was-was ketika melintas di jalan yang tidak terdapat palang pintu seperti halnya jalan yang menuju ke rumah saya ini,” ungkapnya.

 

Dirinya berharap, di jalur kereta api yang tidak terdapat palang pintu agar segera dilengkapi secepatnya. Tujuannya, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat agar tidak terus dihantui rasa cemas. Terlebih kata dia, tugas tersebut merupakan tugas para pemangku kebijakan.

 

“Artinya, masyarakat tidak mau tahu siapa yang mempunyai kewenangan untuk mengadakan palang pintu tersebut. Tapi satu yang jelas, masyarakat butuh kenyamanan dalam menjalani hidup jangan sampai ada nyawa yang terbuang percuma akibat tidak adanya palang pintu,” tuturnya. ***

Komentar