Selasa, 24 Oktober 2017 - Pukul 00:02

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Memupuk Nasionalisme Lewat Lomba Agustusan

Oleh: Firman Taqur - Rabu 12 Agustus 2015 | 08:05 WIB

Memupuk Nasionalisme Lewat Lomba Agustusan

net

BERITACIANJUR.COM - Dulu, sekitar 10 tahun silam bukan hal istimewa jika disetiap jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus selalu disambut gegap gempita oleh masyarakat di setiap penjuru negeri.

Sayangnya, kini antusiasme tersebut seakan terus tergerus dan semakin terkikis oleh perkembangan jaman, hanya sebagian masyarakat saja yang masih tampak tetap memertahankan semangat kegembiraan menyambut momentum kemerdekaan bangsa ini.

Kenyataan tersebut, menurut tokoh pemuda Salakopi, Cianjur, Ahmad Nur merupakan sinyalemen semakin merosotnya nilai-nilai nasionalisme dan rasa kecintaan terhadap bangsa ini. Sejatinya, hari bersejarah bagi bangsa ini harus disambut dengan suka cita dan gegap gempita.

"Karenanya kami merasa berkewajiban untuk kembali menumbuhkembangkan semangat nasionalisme, terutama bagi generasi muda dan anak-anak. Kami kembali semarakkan dengan dengan menggelar berbagai kegiatan lomba dalam menyambut HUT RI tahun ini," tutur Komeng panggilan akrabnya kepada "BC", Selasa (11/8).

Ia menyebutkan, kegiatan kali ini bahkan lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena digelar lebih awal dan jadwal kegiatan lebih panjang. "Lingkungan pun kita branding dengan berbagai atribut semangat kemerdekaan," katanya.

Sementara tokoh pemuda karya Bojongherang, Deni Hendra menilai, kegiatan yang digelar jelang peringatan tujuh belasan harus kembali dibangun sebagai bentuk kegembiraan dan wujud syukur atas kemerdekaan yang telah dinikmati bangsa Indonesia selama ini.

"Selama tidak berlebihan tentunya sangat bagus, harus terus digelorakan terlebih dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan bisa lebih mengeratkan semangat kebersamaan antar warga," imbuhnya. ***
 

Komentar