Sabtu, 19 Agustus 2017 - Pukul 23:45

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Warga Lansia Pertanyakan Bantuan Zakat

Oleh: Misbah Hidayat - Rabu 12 Agustus 2015 | 08:11 WIB

Warga Lansia Pertanyakan Bantuan Zakat

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM – Warga lanjut usia di Desa Mayak, Kec. Cibeber pertanyakan bantuan yang berasal dari raihan zakat. Pasalnya sudah dua tahun ini, bantuan tersebut tidak kunjung disalurkan kepada yang hak.

 

Marni (100), warga Kampung Belengbeng RT 01/07, Desa Mayak, Kec. Cibeber mempertanyakan bantuan yang pernah diterimanya dari bantuan zakat yang di distribusikan oleh pemerintah.

 

“Muhun jang, dulu mah ada bantuan dari pemerintah yang berasal dari dana zakat katanya, meskipun jumlahnya sedikit tapi itu meringankan beban saya yang sudah udzur seperti ini,” ungkap Marni kepada “BC” Selasa (11/8).

 

Namun kata Mimi, kini bantuan tersebut belum pernah kembali diterimanya  tanpa alasan yang jelas. Sehingga dirinya mempertanyakan kemana bantuan zakat tersebut yang sudah seharusnya menjadi hak masyarakat jompo.

 

“Saya harap, bantuan tersebut bisa kami terima kembali meskipun dengan jumlah yang kecil. Karena bagi kami yang usia sudah lanjut seperti ini merasa diperhatikan oleh pemerintah,” paparnya.

 

Semantara itu, Kaur trantib Desa Mayak Kec. Cibeber, Oleh Solihin mengakui, bantuan uang tunai yang berasal dari dana zakat yang diperuntukan bagi warga yang berusia lanjut pernah ada. Namun untuk saat ini menghilang tanpa alasan yang jelas.

 

“Dulu kan saya juga terlibat dalam mendistribusikan dana bantuan tersebut, jumlah uang yang diberikan sebesar Rp 100.000 ditambah dengan sembako,” ujar Oleh.

 

Oleh mengungkapkan, pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dengan pihak pengelola unit pengelola zakat (UPZ) Desa Mayak. Tujuannya, untuk mendapatkan kejelasan bantuan yang sudah menjadi hak warga jompo tersebut. ***

 

Komentar