Kamis, 19 Oktober 2017 - Pukul 17:42

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Fokus Pada Job Atau Sibuk Jadi 'Relawan' Paslon?

Oleh: Alih Sugiharto - Senin 09 Nopember 2015 | 09:00 WIB

Fokus Pada Job Atau Sibuk Jadi 'Relawan' Paslon?

ilustrasi/net

Waktu pemilihan semakin dekat, tentu saja sangat sangat berdampak terhadap kinerja pejabat dewan sebagai anggota parpol. Hal itu, berkait erat dengan komitmen mereka terhadap paksun parpol yang menaunginya.

 

Kebanyakan parpol kan tidak mau tahu, mereka tetap menjalankan ambisinya untuk menang dalam pilkada. Sehingga, dampaknya juga sangat erat dengan para aggota dewan yang sudah memiliki suara ditiap basisnya.

 

Komitmen lain yang lebih menggiurkan relawan dewan, membuat kinerja mereka banyak terbengkalai. Sehingga, dampaknya banyak rencana daerah yang tertunda dan menjadi sorotan masyarakat.

 

Ada sesuatu yang mereka dapat ketika paslon yang mereka dukung itu menang. Itu sudah jadi rahasia umum. Jadi tidak salah kalau para aggota dewan lebih senang melakukan sosialisasi dibandingkan rapat.

 

Untuk itu, kami berharap agar para anggota dewan bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya meski hal itu sudah menjadi kewajiban parpol. Namun, tugasnya di pemerintahan jauh lebih penting untuk masyarakat.

 

Alih Sugiharto, Pengamat Independen Pemilu (PIP) 

Komentar