Sabtu, 19 Agustus 2017 - Pukul 23:43

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

ekonomi bisnis

Permintaan Melonjak Penjual Bendera Raup Keuntungan

Oleh: Putra Lugina Sukma - Rabu 12 Agustus 2015 | 15:10 WIB

Permintaan Melonjak Penjual Bendera Raup Keuntungan

net

BERITACIANJUR.COM – Para penjual Bendera Merah Putih di kawasan kota Cianjur mampu meraup keuntungan kisaran Rp500 ribu perhari, menyusul tingginya permintaan masyarakat menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-70.

 

Dari pengakuan Ujang Saefudin, salah seorang pedagang bendera musiman yang datang dari luar wilayah Cianjur, omset yang didapatkan olehnya saat ini sudah bisa mencapai Rp350 ribu perhari. Padahal,  ia mulai berdagang baru sekitar satu minggu yang lalu.

 

"Ya, alhamdulilah kalau ditanya omzet ya lumayan. Padahal, saya baru berjualan dari minggu lalu di sekiratan sini," ujar Ujang saat ditemui tengah berjualan di bilangan jalan Hos. Cokroaminoto, Selasa (11/8).

 

Ujang menuturkan hampir sebagian besar para pedagang bendera yang berjejer di sekitaran ini, berasal dari luar daerah Cianjur yang tersebar di beberapa titik kawasn kota Cianjur .

 

"Jumlahnya bisa puluhan, kebanyakan yang dagang disini berasal dari luar Cianjur semua,”kata Ujang yang mengaku sudah lima tahun berturut turut menjajakan bendera dan umbul-umbul di Cianjur.

 

Sementara itu, Arif Sholeh pedagang bendera disekitaran pasar Bojong meron mengungkapkan, sejak hari pertama memasuki bulan Agustus, pasokan dagangan bendera dan umbul umbul yang ia bawa sebanyak 15 kodi.  Adapun untuk harganya bervariasi, mulai dari kisaran Rp 15.000 hingga Rp 150.000 per lembar.

 

"Dari pengalaman tahun sebelumnya, dibandingkan dengan Kalimantan dan Gorontalo, penjualan bendera dan umbul-umbul di Cianjur lebih laris dan keuntungan yang diraup bisa mencapai Rp 1 juta per orang apalagi mendapat borongan dari beberapa perusahaan dan Intansi," tandasnya. ***

Komentar