Kamis, 16 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Demi Persib, Bobotoh Rela Antre Tiket dari Jam 2 Pagi

Angga Purwanda

Jumat, 09 Oktober 2015 - 11:00 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, BANDUNG - Keinginan bobotoh untuk menyaksikan sekaligus memberikan dukungan pada Persib Bandung kontra Mitra Kukar dalam perebutan tiket final turnamen Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/10) nanti semakin tak terbendung. Hal itu terlihat dari antrian bobotoh yang terjadi di ?beberapa outlet yang selama ini menjadi agen tiket Persib Bandung.

Padahal tiket yang diperjual belikan sudah habis terjual terhitung sejak beberapa hari yang lalu. Seperti yang terjadi di sekretariat Viking Persib Club (VPC)? Jalan Gurame Kota Bandung. Sekitar ratusan bobotoh rela menunggu untuk mendapatkan tiket pertandingan. Namun raut kekecewaan tergambarkan setelah Sekretariat VPC tak kunjung dibuka.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Oce Permana selaku penanggung jawab tiket di Pengcab ?PSSI Kota Bandung langsung berinisiatif menjual tiketnya. Oce rela tiket yang seharusnya diperuntukkan untuk? mantan para penggawa Persib Bandung diberikan kepada bobotoh yang kabarnya sudah menunggu sejak pukul 02.00 WIB dini hari.

"Jadi Pengcab ini sebenarnya dikasih sekitar 800 tiket untuk semua tribun penonton, memang kemarin ada pesanan dari mantan pemain Persib dan bobotoh, tapi saya batalkan dan kasih ke bobotoh disini saja," ujar Oce, Kamis (8/10).

Saat loket dibuka, tiket pun langsung ludes terjual dalam hitungan menit. Namun masih saja ada oknum bobotoh yang kurang senang, lantaran tidak kebagian tiket. "Saya juga tadi bilang. Masih ada sekitar 6 ribu tiket yang dijual di stadion pas hari H, jadi tidak usah panik," katanya.

Guna mengamankan suasana, 30 personel dari Polsek Lengkong diturunkan untuk menertibkan bobotoh yang masih bersikukuh untuk mendapatkan tiket. Oce mengaku bersyukur pihak kepolisian membantu mengamankan dan memberikan penjelasan kepada bobotoh. Sebab menurutnya, situasi di kawasan tersebut sempat tidak terkontrol.

"Harapan ke Panpel, kalau ada kelebihan mohon bantuan untuk dikeluarkan. Karena ini sudah tidak kekontrol. Dengan begini, Pengcab menjadi korban. Untung ada pihak kepolisian dari Polsek Lengkong, jadi bisa membantu menjelaskan ke bobotoh," jelasnya. (net)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…