Minggu, 25 Juni 2017 - Pukul 07:04

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Puluhan Warga Cibeber Terserang ISPA

Oleh: Misbah Hidayat - Kamis 13 Agustus 2015 | 08:00 WIB

Puluhan Warga Cibeber Terserang ISPA

Misbah Hidayat/'BC'

BERITACIANJUR.COM - Perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau yang terjadi saat ini berdampak pada timbulnya sejumlah penyakit, seperti Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kondisi tersebut mulai dikeluhkan oleh sejumlah warga di Kecamatan Cibeber.

 

Kasubag TU Puskesmas Cibeber, Yeti Hermayati mengatakan, jumlah pasien yang datang untuk berobat ke puskesmas didominasi oleh pasien dengan keluhan penyakit yang diakibatkan perubahan cuaca, seperti keluhan batuk dan ISPA.

 

“Terjadi peningkatan jumlah pasien, rata-rata 100 pasien, dan sebagian besar datang dengan keluhan terindikasi ISPA,” kata Yeti, kepada “BC”, Rabu (12/8).

 

Yeti menuturkan, masyarakat harus bisa menjaga pola makan  agar tidak terjangkit oleh penyakit ispa dan penyakit lainnya. Terutama ucap dia, masyarkat harus menghindari makanan yang terlalu banyak mengandung minyak dan pedas.

 

“Selama ini kan, banyak masyarakat yang gemar memakan makanan seblak, mungkin dengan rasa yang terlalu pedas bisa meimbulkan penyakit juga,” tuturnya.

 

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar dalam musim kemarau ini, senantiasa menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar tidak mudah terjangkit penyakit yang nantinya membuat masyarakat menderita.

 

Sementara Ny. Nita (35) asal Kampung Cihaur RT 04/05, Desa Cihaur, Kec. Cibeber, yang datang membawa anaknya berobat mengatakan, akibat adanya pergantian cuaca, anaknya yang baru berusia 10 bulan terserang penyakit. “Gejalanya baru kelihatan sesudah 3 hari, sebelumnya saya tidak menyangka anak saya terkena penyakit seperti ini (ispa, red),” ujar Nita. ***

Komentar