Kamis, 21 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Puluhan Hektar Sawah di Cibeber Alami Gagal Panen

Zenal Mustari

Kamis, 13 Agustus 2015 - 12:00 WIB

Zenal Mustari/'BC'
Zenal Mustari/'BC'
A A A

BERITACIANJUR.COM – Kekeringan akibat kemarau yang melanda wilayah Kecamatan Cibeber mengakibatkan puluhan hektare tanaman padi mengalami gagal panen. Selain seluruh tanaman mengering Padi yang baru barusia tiga bulan tersebut juga rusak diserang hama.

Kemarau yang mulai berkepanjangan, berakibat buruk pada sejumlah lahan pertanian. Kurangnya pasokan air berakibat petani harus mengalami gagal panen yang berakibat kerugian cukup besar bagi para petani. Seperti yang di alami oleh beberapa petani yang ada di Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber. Lahan persawahan milik petani yang gagal panen ini kebanyakan disebabkan oleh minimnya pasokan air yang mengalir diareal pesawahan tersebut.

"Tanaman padi milik para petani ini banyak yang mengering dan mati. Selain daun dan batang tanaman rontok, bulir-bulir padi juga tidak berisi. Akibatnya, beberapa petani terpaksa menuai tanaman padinya, meski usia tanaman baru tiga bulan, ucap Kepala Desa Salagedang, Yudi kepada, "BC" kemarin.

Luas lahan yang mencapai 25 hektar tanaman padi milik warga ini kini gagal panen, dengan sangat terpaksa tanaman padi itu dipangkas lalu mereka jual untuk dijadikan pakan ternak.

Menurut Encep (44), salah seorang warga Desa Salagedang, mengaku, rusaknya tanaman padi miliknya akibat kemarau panjang yang melanda kawasan tersebut. Letak geografis desa yang berada di atas aliran air membuat lahan pesawahan ini sulit mendapat air. Selain kemarau panjang, serangan hama juga saat ini mulai merambah tanaman padi milik para petani ini. Akibatnya para petani harus mengalami kerugian yang tidak sedikit nilainya.

“Kami dan para petani lainnya merugi dan kalau dihitung, kami rugi sekitar Rp 5 juta per hektar nya. Untuk itu para petani berharap pemerintah segera memberikan bantuan kepada mereka untuk irigasi. sebab akibat kemarau panjang ini para petani sudah dua kali mengalami gagal panen," katanya.

Sementara itu untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen, petani padi di Kecamatan Campaka, mulai beralih menggarap lahannya dengan menanam palawija untuk mengantisipasi kerugian dimusim kemarau ini.

"Kami sarankan agar dimusim kemarau ini para petani tidak menanam padi, dimusim kemarau ini para petani sawah untuk sementara agar beralih tanam ke berbagai jenis tanaman pertanian yang tidak membutuhkan air banyak," tutur Kepala Desa Mekarjaya, Izin Suparman.

Sementara Dasep (45), salah seorang petani asal Kampung Bongas, mengatakan, sebagian besar petani tidak menanam padi karena debit air irigasi terus menyusut, sehingga pasokan air ke areal pesawahan tidak normal.

"Jadi, dari pada mengalami gagal panen mendingan menanam palawija dan tanaman yang usia tanamnya bisa 3 - 4 bulan ke depan dapat dipanen," ungkapnya.

Terpisah Kepala Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Campakamulaya, Amin Mansur, mengatakan, belum bisa memastikan kapan musim kemarau ini akan berakhir. Namun demikian, pihaknya terus berupaya menjaga pasokan air.

"Yang jelas, meski kemarau sudah hampir memasuki 3 bulan melanda wailayahnya, akan tetapi pasokan air dari irigasi ke sawah petani masih terbilang lancar. Kami berharap kemarau ini segera berakhir, sehingga tidak ada sawah gagal panen karena kekeringan," pungkasnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?

Cianjur Euy 06/06/2018 20:11 WIB

PJU dan Rambu-rambu di Jalur Alternatif Mudik Ditambah

DINAS Perhubugan (Dishub) Kabupaten Cianjur akan menyiapkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) maupun rambu-rambu lalulintas di beberapa ruas jalur altenatif di wilyah itu yang dinilai masih minim…

Cianjur Euy 06/06/2018 20:02 WIB

Tak Laik Jalan, Dishub Kandangkan Angkutan Mudik

SEJUMLAH kendaraan umum untuk kebutuhan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah di Kabupaten Cianjur, terpaksa dikandangkan sementara karena tak laik jalan. Kendaraan bisa kembali beroperasi apabila perusahaan…

Ragam 06/06/2018 11:14 WIB

Kayuh Sepeda, Bocah Ini Nekat Mudik dari Cianjur ke Majalengka

NEKAT dan luar biasa. Itulah ungkapan yang pas disematkan untuk Ade Rahman, santri pesantren di kawasan Ciketung, Cipanas, Cianjur. Betapa tidak, dengan mengayuh sepeda, santri ini nekat mudik dari Cianjur…