Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 01:25

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

ragam

Musim Panas di Italia Mampu Lelehkan Mobil

Oleh: Maharaya Akbar - Kamis 13 Agustus 2015 | 21:49 WIB

Musim Panas di Italia Mampu Lelehkan Mobil

net

BERITACIANJUR.COM – Jika saat ini kita tengah dibuat jengah dengan cuaca panas akibat kemarau yang berkepanjangan, ternyata itu tak seberapa jika disbanding dengan gelombang panas di Italia yang mampu melelehkan bodi sebuah mobil seperti yang menimpa pada sebuah mobil yang tengah terparkir  di kawasan pantai Kota Caorle, sebelah utara Italia, kemarin.

 

Bemper mobil tersebut meleleh diduga akibat cuaca yang sangat panas akibat gelombang panas 100 Fahrenheit, atau 37 derajat Celsius. Dilansir Dailymail, mobil yang meleleh itu, yakni Renault Megane. Bagian yang meleleh, yakni eksterior yang berbahan karet dan sebagian catnya.

Seorang turis yang mengabadikan peristiwa itu, John Westbrook mengaku kaget ketika melihat banyak tetesan dari mobil tersebut ke aspal. Tetesan itu datang dari bagian-bagian karet mobil. Alhasil, mobil pun jadi berbentuk tak sempurna.

Ia juga menyebut, beberapa bagian yang mengalami kerusakan, yakni bumper yang rudak parah, kaca spion, hingga lampu-lampu mobil tersebut. "Mobil itu diparkir sejajar dengan pantai dan ada selama beberapa hari. Terik matahari yang menyengat telah membuat mobil itu meleleh. Bahkan, bumper mobil itu mulai goyah," kisahnya.

John pun lantas mempertanyakan kualitas mobil pabrikan Prancis tersebut melihat fakta yang dilihat dengan matanya sendiri bersama istri dan anaknya, Joane dan Robbie. "Saya kira, pesan moral dari kejadian ini untuk tidak percaya dengan mobil Prancis," katanya.

Diketahui, suhu panas yang menyergap di Italia, membuat 140 warganya meninggal. Itu terjadi pada 10 hari pertama pada Juli lalu. Data itu disampaikan dari badan lingkungan di Italia. Para turis pun diperingatkan untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap gelombang panas. Para hewan ternak di sana, bahkan diberikan pendingin berupa Air Conditioner (AC) di kandang ternaknya. (net)

Komentar