Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:45

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Kemenangan Ini Untuk Bobotoh!

Oleh: Atep - Senin 19 Oktober 2015 | 15:32 WIB

Kemenangan Ini Untuk Bobotoh!

internet

Kemenangan Persib Bandung atas Sriwijaya FC Palembang di final Piala Presiden tidaklah diraih dengan mudah. Sriwijaya FC bermain bagus dan maksimal.

 

Di babak kedua terlihat  mereka terus mengunci permainan dan menekan kita (PERSIB). Meski sudah unggul dengan skor meyakinkan 2-0, namun mereka terus mengempur habis habisan.

 

Di babak kedua itu, kami hampir tidak mempunyai peluang karena, Titus Bonai dan kawan-kawan terus menekan lini belakang.

 

Seperti yang sudah kami prediksi di awal, bahwa laga final ini akan berjalan seru dan menarik. Hal tersebut terbukti, Sriwijaya bermain bagus dan terus terang sedikit membuat kami kewalahan.

 

Kunci kemenangan kami adalah bermain menekan sejak peluit awal dibunyikan. Kami diuntungkan dengan gol cepat Jufrianto, kala melakukan tendangan bebas.

 

Terus terang gol tersebut membuat kepercayaan diri kami muncul dan bertambah. Saya dan teman teman lebih semangat dan mencoba menambah keunggulan, untuk mengamankan keunggulan.

 

Lihat saja, Makan Konate dengan manuvernya yang hebat, menguasai bola, berputar sebentar dan shooting bola ke gawang dengan keras. Bola kena tiang dan berbalik keras ke arah kiper dan memantul masuk gawang.

 

Saat itu dengan unggul 2 gol, saya dan kawan kawan tak langsung berpuas diri. Di babak kedua kami pun coba bermain bertahan menahan kehebatan Sriwijaya FC, sampai pluit akhir berbunyi.

 

Kemenangan ini sungguh membanggakan, karena pelatih kami Kang Djadjang, Persib, dan kami pemain secara keseluruhan mampu mencatat sejarah Stadion Utama Gelora Bung Karno.

 

Tercatat tahun 1995 para senior kami pun menaklukan stadion keramat ini, kala menjuarai Liga Indonesia perdana.

Namun dari semua keberhasilan ini, tak lupa kami menghaturkan terima kasih sedalam-dalamnya dari sanubari kami, kepada loyalitas pendukung kami bobotoh, yang telah mengorbankan segalanya untuk mendukung kami.

 

Kemenangan ini kami persembahkan untuk para bobotoh. Tanpa mereka kami bukan apa-apa. (***)

 

Komentar