Sabtu, 19 Agustus 2017 - Pukul 23:49

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Tingkatkan Kualitas Madrasah, Kemenag Kucurkan Rp 24 Triliun

Oleh: Zulfah Robbania - Jumat 14 Agustus 2015 | 08:00 WIB

Tingkatkan Kualitas Madrasah, Kemenag Kucurkan Rp 24 Triliun

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM – Kementerian Agama (Kemenag) menganggarkan dana sebesar Rp 24 triliun. Dana tersebut nantinya diperuntukkan peningkatan mutu dan kualitas madrasah.

 

 

Dirjen pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin membenarkan hal tersebut. Dikatakannya biaya Rp 24 trilun akan digunakan pemerintah untuk peningkatan mutu madrasah dalam lima tahun ke depan.

 

Untuk itu, kemenag telah menyiapkan grand desain yang akan menjadi patokan dalam proses peningkatan mutu madrasah. "Berbagai program telah dirumuskan dalam upaya peningkatan mutu madrasah dan semua itu sudah tertuang secara sistematis dalam sebuah grand design yang akan menjadi rujukan bersama," ujar Kamaruddin Amin di Jakarta, kemarin.

 

Ia menjelaskan, ada tiga komponen besar program penguatan mutu madrasah untuk lima tahun ke depan. Pertama, peningkatan kompetensi untuk lebih dari satu juta guru madrasah. Kedua, bantuan untuk lebih dari 45 ribu madrasah dalam memenuhi standar nasional pendidikan sebagai dasar akreditasi dan standar pelayanan minimal.

 

“Terakhir yaitu rehabilitasi lebih dari 110 ribu ruang kelas yang rusak dan yang membutuhkan fasilitas khusus. Ia menambahkan, grand design ini juga dirancang untuk memaksimalkan dukungan keuangan dari sumber lain seperti pemerintah daerah,” terangnya.

 

Dengan adanya grand design ini, ia berharap visi pendidikan kementerian agama dapat terwujud. “Kemenag ingin mengembangkan pendidikan Islam yang toleran, moderat, inklusif serta menjadi model bagi dunia intenasional,” imbuhnya. ***

Komentar